detikBali

Mulai Agustus, 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Bertugas di Daerah Asal

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Mulai Agustus, 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Bertugas di Daerah Asal


Retno Ayuningrum - detikBali

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono. Foto: Retno Ayuningrum
Denpasar -

Kementerian Koperasi (Kemenkop) menargetkan sebanyak 30.000 manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih mulai bertugas pada Agustus 2026. Sebelum ditempatkan, para calon manajer akan menyelesaikan pelatihan bela negara yang diselenggarakan bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Dilansir detikFinance, Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan seluruh peserta ditargetkan menuntaskan pelatihan pada awal Agustus. Setelah itu, mereka akan langsung ditempatkan di Kopdeskel Merah Putih yang pembangunan gudang, gerai, dan fasilitas pendukungnya telah rampung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi Insyaallah nanti awal-awal Agustus itu sudah selesai mereka mengikuti pelatihan dan langsung kita tempatkan di seluruh Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang juga bersamaan dengan pembangunan fisik gudang gerai dan alat kelengkapan yang sudah selesai dibangun," ujar Ferry dalam konferensi pers di Kementerian Koperasi, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Menurut Ferry, penempatan manajer akan disesuaikan dengan daerah asal masing-masing peserta. Pemerintah menargetkan proses penempatan dimulai pada pekan pertama Agustus.

ADVERTISEMENT

"Nanti disesuaikan dengan asal daerahnya mereka masing-masing. mulai ditempatkan awal tanggal minggu pertama bulan Agustus," terang Ferry.

Ferry menambahkan, kebutuhan manajer pada tahap awal masih sebanyak 30.000 orang. Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring pembangunan Kopdeskel Merah Putih di berbagai daerah.

"Sampai sekarang masih 30 ribu (manajer) kan nanti bertahap baru setelah itu nanti tahun depan nanti seiring dengan proses pembangunan fisik gudang gerai dan alat kelengkapannya," beber ia.

Kementerian Koperasi telah menyiapkan sebanyak 12 modul pelatihan manajerial bagi calon manajer Kopdeskel Merah Putih. Adapun materi pelatihan tersebut meliputi manajemen perkoperasian, tata kelola koperasi, digitalisasi koperasi, hingga praktik koperasi yang telah berhasil menembus pasar ekspor.

"Itu yang kemudian akan kami berikan kepada mereka sebagai motivasi bahwasannya Koperasi Desa Merah Putih manakala nanti dikelola secara profesional bisa pada tahapnya menjadi lembaga yang profesional dan profit," ujar Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah.

Farida memastikan pelatihan manajerial ini tetap akan dilaksanakan di lokasi pendidikan dan pelatihan yang selama ini berjalan. Namun, kurikulum serta tenaga pengajarnya di bawah koordinasi Kementerian Koperasi. Setelah ini, calon manajer akan menerima sertifikasi profesi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

"Ini semata-mata untuk menjawab keraguan publik bahwasannya pelatihan ini bukanlah pelatihan yang ala kadarnya atau seremonial belaka tetapi kurikulumnya memang sudah kita koordinasikan dengan lembaga terkait yang memang memiliki kewenangan terkait dengan sertifikasi profesi khususnya manajer," beber ia.

Baca selengkapnya di detikFinance




(nor/nor)










Hide Ads