detikBali

Permintaan Hunian KPR di Bali Meningkat, BTN Bidik Sektor Pariwisata

Terpopuler Koleksi Pilihan

Permintaan Hunian KPR di Bali Meningkat, BTN Bidik Sektor Pariwisata


Fabiola Dianira - detikBali

Kepala Kantor Wilayah BTN Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, Bagus Hendri Setiawan saat ditemui awak media di Denpasar pada Senin (8/6/2026). (Fabiola Dianira/detikBali)
Kepala Kantor Wilayah BTN Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, Bagus Hendri Setiawan saat ditemui awak media di Denpasar pada Senin (8/6/2026). (Fabiola Dianira/detikBali)
Denpasar -

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebanyak 13.244 unit di Bali hingga Maret 2026. Penyaluran KPR itu diklaim menjadi salah satu kontributor utama dalam mendukung akses kepemilikan rumah bagi masyarakat di Pulau Dewata.

Kepala Kantor Wilayah BTN Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, Bagus Hendri Setiawan, mengungkapkan penyaluran KPR Subsidi BTN di Bali terus menunjukkan tren positif dengan outstanding mencapai Rp 1,64 triliun. Angka tersebut tumbuh 3,3 per secara tahunan.

"BTN tetap menjadi mitra utama masyarakat Bali dalam mewujudkan kepemilikan hunian," ujar Bagus di Denpasar, Senin (8/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain permintaan rumah di Bali meningkat, Bagus melanjutkan, BTN juga memperkuat sisi penyediaan melalui Kredit Program Perumahan (KPP). Program ini menyasar ekosistem sektor perumahan seperti pengembang, penyedia jasa konstruksi, pedagang bahan bangunan, hingga UMKM yang membutuhkan dukungan pembiayaan hunian produktif.

ADVERTISEMENT

BTN, dia berujar, telah menyalurkan KPP di Bali sebesar Rp 53,6 miliar untuk percepatan penyediaan rumah. Ia menyebut program tersebut telah menggerakkan rantai ekonomi sektor perumahan di daerah.

"Ekosistem perumahan memiliki dampak ekonomi yang luas. Karena itu BTN tidak hanya hadir ketika masyarakat membeli rumah, tetapi juga mendukung seluruh rantai nilainya," imbuhnya.

Bidik Sektor Pariwisata

Saat ini, Bagus melanjutkan, BTN mulai merambah industri pariwisata di Bali sebagai bagian dari transformasi bisnis menuju beyond mortgage. Strategi ini menjadikan BTN sebagai penyedia solusi finansial menyeluruh di luar fokus utama dalam pembiayaan perumahan.

Upaya itu diwujudkan dengan menggandeng berbagai pelaku industri pariwisata. Termasuk pengelola kawasan wisata, pelabuhan wisata, desa wisata, hingga merchant lokal untuk memperkuat ekosistem transaksi digital melalui aplikasi balé by BTN

"Kami melihat pariwisata Bali memiliki rantai ekonomi yang sangat besar. Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh stakeholder pariwisata Bali," imbuhnya.

Bagus menegaskan penguatan ekosistem transaksi tersebut tidak meninggalkan fokus utama BTN sebagai bank perumahan. Menurutnya, transformasi beyond mortgage justru memperkuat bisnis inti perumahan sekaligus memperluas ekosistem pendukung sektor properti dan ekonomi daerah.

"BTN tetap menjadi mitra utama masyarakat Bali dalam mewujudkan kepemilikan hunian. Namun, hubungan kami dengan nasabah tidak berhenti ketika akad KPR selesai. Melalui beyond mortgage, BTN ingin hadir lebih luas, mulai dari pembiayaan perumahan, dukungan kepada pelaku usaha sektor perumahan, hingga transaksi finansial harian masyarakat," pungkasnya.




(iws/iws)











Hide Ads
LIVE