Round Up

Wacana Bali Punya Gedung-gedung Tinggi yang Tuai Kritikan

Tim detikBali - detikBali
Jumat, 29 Mei 2026 08:34 WIB
Foto: Potret kemacetan di wilayah Canggu. Kondisi tata ruang Bali dinilai kian berubah beberapa dekade terakhir. (ist)
Denpasar -

Hotel The Meru Sanur (dulu Hotel Bali Beach) yang memiliki 10 lantai menjadi bangunan tertinggi di Bali. Tinggi gedung itu adalah 32 meter. Rampung dibangun pada era Presiden Soekarno, sebelum ada aturan batas tinggi bangunan 15 meter atau setinggi pohon kelapa. Kini, DPRD Bali mewacanakan akan melonggarkan aturan tersebut dengan zonasi tertentu. Tinggi maksimalnya adalah 45 meter. Namun, banyak penolakan atas wacana tersebut.

Akademisi Institut Desain dan Bisnis Bali, I Putu Gede Suyoga, mengingatkan pelonggaran aturan itu berisiko memicu kekacauan tata ruang jika tidak dibarengi tata kelola yang kuat.

"Kalau ada pembukaan 45 meter tetapi tidak dipadukan dengan tata kelola yang baik, maka hanya akan terjadi kekacauan," ujar Suyoga dalam forum diskusi bertajuk Langit Bali dan Batas Ketinggian Bangunan yang digelar Center for Dharmic Studies (CDS), Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, perdebatan soal bangunan tinggi di Bali bukan semata urusan teknis tata ruang. Isu tersebut menyangkut identitas budaya, lanskap spiritual, hingga masa depan Pulau Dewata di tengah tekanan investasi dan pembangunan yang terus meningkat.

Usulan Pansus TRAP

Wacana bangunan hingga 45 meter kembali mencuat pada April 2026 setelah Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali mengusulkan konsep Zonasi Ketinggian Khusus Berbasis Nilai.

Dalam skema itu, aturan umum tinggi bangunan maksimal 15 meter tetap dipertahankan. Namun, sejumlah kawasan seperti Nusa Dua, Kuta Selatan, sebagian Sanur, pesisir Tabanan, dan Gianyar diusulkan dapat memiliki bangunan hingga 45 meter.

Pansus TRAP menilai kebijakan tersebut diperlukan karena tekanan lahan di Bali semakin tinggi, harga tanah melonjak, kebutuhan investasi meningkat, serta untuk menekan penyebaran pembangunan horizontal yang dinilai memicu pelanggaran tata ruang.



Simak Video "Video Eksklusif: Nyeritain Konglomerat, 'THE SEASON' Relate Gak ke Penonton?"


(hsa/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork