PT Jasamarga Bali Tol Mandara meraup pendapatan sebesar Rp 216,4 miliar sepanjang 2025. Angka tersebut tumbuh 10,53 persen dibandingkan 2024 yang tercatat sebesar Rp 195,8 miliar.
Direktur Utama PT JBT I Ketut Adiputra Karang mengatakan capaian tersebut mencerminkan kinerja operasional perseroan yang terus membaik sepanjang tahun lalu.
"Tren positif ini mencerminkan peningkatan profitabiolitas operasional yang didorong oleh efektivitas strategi bisnis, peningkatan mutu pelayanan serta efisiensi biaya secara berkelanjutan," kata Adiputra melalui keterangan resminya, Senin (25/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain pendapatan, perseroan juga mencatat pertumbuhan EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation and Amortization) sebesar Rp 157,2 miliar atau naik 15 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya.
Peningkatan kinerja juga terlihat dari sisi operasional. Sepanjang 2025, volume lalu lintas Tol Bali Mandara tercatat menembus 20 juta kendaraan atau meningkat 10 persen secara tahunan. Rata-rata volume kendaraan harian tercatat mencapai 55 ribu kendaraan.
Adiputra menjelaskan, perseroan juga melakukan langkah antisipatif untuk menghadapi lonjakan arus kendaraan saat periode libur Natal dan Tahun Baru 2026.
"Sebagai langkah proaktif mengantisipasi lonjakan arus kendaraan pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2026, perseoran telah mengoperasikan tambahan dua unit gardu tol otomatis khusus kendaran golongan satu sejak 22 Desember 2025," beber Adiputra.
Selain itu, Adiputra menyampaikan pemenuhan Indeks Kepuasan Pelanggan tercatat sebesar 5,68 dari skala 6,00.