Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menyoroti kredit macet di Selaparang Finansial. Ia meminta utang masyarakat miskin ekstrem yang tercatat di perusahaan daerah itu dihapus, tetapi harus melalui proses verifikasi.
Bupati yang akrab disapa Iron itu mengatakan penghapusan utang tidak bisa dilakukan sembarangan. Menurutnya, kebijakan tersebut hanya diperuntukkan bagi masyarakat miskin ekstrem.
"Kalau mereka itu yang berhutang adalah masyarakat yang miskin, saya minta itu dihapus, tetapi harus melalui verifikasi," ucap Iron usai menghadiri rapat pertanggungjawaban perusahaan milik daerah itu, Rabu (20/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iron menyebut sisa piutang di Selaparang Finansial mencapai miliaran rupiah. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi penghambat upaya menyehatkan perusahaan milik daerah.
"Itu kan bisa mengotori buku. Kita ingin menyehatkan perusahaan ini. Jadi kalau hal-hal yang lama ini yang menyebabkan pembukuannya menjadi kurang bagus lebih baik dihapus saja," ujar Iron.
Minta Tambah Usaha Pangan
Selain menyoroti kredit macet, Iron meminta jajaran PD Agro Selaparang menambah usaha di sektor pangan. Usaha yang dimaksud seperti beras, garam, terasi, dan lainnya.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mendongkrak keuntungan perusahaan daerah sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Jumlah penduduk kita yang banyak ini kan butuh makan juga, penting untuk kita penuhi. Dari sisi kebutuhannya apa yang dibutuhkan dan jika itu bisa menguntungkan untuk perusahaan, kita bisa melayani lebih murah, lebih gampang kepada para masyarakat kita," kata Iron.
Ia juga berencana menambah modal untuk PD Agro Selaparang senilai Rp 1,5 miliar. Tambahan penyertaan modal itu akan diberikan dalam bentuk barang dan mesin produksi yang dibutuhkan.
"Kita akan tambah lagi modalnya nanti, tetapi dalam bentuk barang, mesin produksi juga kita tambah nanti," imbuh Iron.
(dpw/dpw)










































