Hotel Paradisus by Meliá Bali yang berlokasi di kawasan The Nusa Dua, Badung menghadirkan konsep luxury all-inclusive pertama di Asia. Konsep ini memungkinkan tamu menikmati seluruh pengalaman liburan dalam satu paket yang lebih praktis, menyeluruh dan tanpa batas.
Tidak hanya akomodasi premium, pengalaman menginap juga mencakup pilihan dining berkelas dunia, aktivitas harian, wellness experience seperti yoga, hingga cultural immersion khas Bali yang dikemas secara autentik dan personal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tamu juga dapat menikmati hidangan internasional dan lokal di delapan restoran dan lima bar, aktivitas keluarga, pengalaman budaya khas Bali, hingga waktu santai di tepi pantai dan kolam renang. Seluruh fasilitas tersebut sudah termasuk dalam satu pengalaman menginap.
Grand Opening Hotel Paradisus by Meliá Bali yang berlokasi di kawasan The Nusa Dua, Badung menghadirkan paket all-inclusive, Minggu (17/5/2026). (Foto: Fabiola Dianira/detikBali) |
Untuk menikmati pengalaman ini, tarif yang ditawarkan mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 11 juta per malam untuk paket single all-inclusive. Sementara untuk paket double, tarifnya dibanderol mulai dari Rp 4 juta hingga Rp 20 juta per malam.
Konsep inovatif ini diperkenalkan melalui rangkaian grand opening Paradisus by Meliá Bali yang digelar pada 15-17 Mei 2026 di kawasan The Nusa Dua. Pembukaan ini sekaligus menandai debut brand Paradisus di Asia, sekaligus memperkuat posisi Bali di segmen luxury travel global yang terus berkembang.
Presiden Direktur PT Surya Semesta Internusa Tbk, Johannes Suriadjaja, mengatakan hotel tersebut sebelumnya beroperasi dengan nama Meliá Bali sebelum dilakukan renovasi besar-besaran.
"Transformasi Meliá Bali Hotel menjadi Paradisus Bali merupakan langkah strategis SSIA dalam membangun sektor pariwisata Indonesia yang lebih kuat. Inisiatif ini tidak hanya diharapkan dapat menarik wisatawan dari berbagai negara, tetapi juga menjadi sarana pertukaran pengetahuan dalam hal service excellence yang akan memperkaya industri perhotelan di Indonesia," ujarnya, Minggu (17/5/2026).
Johannes mengungkapkan nilai investasi untuk renovasi total hotel ini mencapai Rp 1,2 triliun. Saat ini, tingkat okupansi kamar masih berada di kisaran 50-60 persen mengingat hotel baru saja dibuka kembali untuk umum.
Menyikapi situasi global, termasuk konflik di Timur Tengah, pihaknya mengaku tetap optimistis. Salah satu strateginya dengan mengincar pasar-pasar baru, terutama di kawasan Asia dan Australia.
"Kita harus agile dan harus berani untuk mendapatkan market-market baru terutama di Asia dan Australia. Australia lebih gampang karena mereka juga ee cukup familiar ya dengan konsep itu, tapi yang ee challenging nanti Asia. Apakah itu dari Korea, China, atau Japan, atau ee regional ASEAN ini ya," katanya.
Brand Paradisus sendiri telah beroperasi di berbagai destinasi eksotis di Eropa dan Amerika Latin. Di Bali, hotel ini menawarkan berbagai fasilitas unggulan seperti area eksklusif The Reserve khusus tamu dewasa, layanan Family Concierge untuk keluarga, pilihan restoran dan bar, fasilitas kebugaran dan relaksasi, hingga program aktivitas yang mengangkat kekayaan budaya lokal Bali.
