detikBali

Harga Pertamax Turbo hingga Dexlite Naik Gila-gilaan

Terpopuler Koleksi Pilihan

Harga Pertamax Turbo hingga Dexlite Naik Gila-gilaan


Ignacio Geordi Oswaldo - detikBali

Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU COCO Jalan Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (1/7/2025). PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dari Rp12.100 per liter menjadi Rp12.500 per liter, Pertamax Turbo dari Rp13.050 per liter menjadi Rp13.500 per liter, Pertamax Green dari Rp12.800 per liter menjadi Rp13.250 per liter, Dexlite dari Rp12.740 per liter menjadi Rp13.320 per liter, dan Pertamina Dex dari Rp13.200 per liter menjadi Rp13.650 per liter yang berlaku per 1 Juli. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Foto: Ilustrasi SPBU Pertamina. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Bali -

Harga sejumlah produk bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamina naik gila-gilaan. Bahkan, Pertamina Dex dan Dexlite naik harga mencapai Rp 9.400 per liter. Kenaikan harga mulai berlaku hari ini, Sabtu (18/4/2026).

Berdasarkan laman mypertamina.id, kenaikan terjadi hanya untuk BBM jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara BBM nonsubsidi lainnya, yakni Pertamax dan Pertamax Green tidak mengalami perubahan harga.

Sebagai contoh di wilayah Jakarta, harga Pertamax Turbo kini dibanderol sebesar Rp 19.400 per liter. Angka ini tercatat naik Rp 6.300 per liter, dari sebelumnya Rp 13.100 per liter pada awal April 2026 ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian Dexlite kini dijual Rp 23.600 per liter, melonjak Rp 9.400 per liter dari sebelumnya Rp 14.200 per liter. Begitu pula dengan Pertamina Dex yang kini harganya sebesar Rp 23.900 per liter, naik Rp 9.400 per liter dari sebelumnya Rp 14.500 per liter.

ADVERTISEMENT

Sementara untuk harga Pertamax tetap diperdagangkan sebesar Rp 12.300 per liter untuk pembelian di SPBU, dan Rp 12.200 per liter untuk pembelian di Pertashop. Serta untuk Pertamax Green 95 tetap seharga Rp 12.900 per liter.

Di luar itu, untuk harga BBM subsidi seperti Pertalite juga tidak mengalami perubahan, tetap berada di Rp 10.000 per liter. Begitu juga dengan produk Biosolar subsidi tetap di Rp 6.800 per liter.

Sebagai informasi, sebelumnya pemerintah memastikan harga BBM Pertamina pada April tidak naik meski harga minyak dunia sedang tinggi. Pernyataan ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.

"Perlu kami sampaikan bahwa setelah kami melakukan koordinasi dalam hal ini pemerintah dan Kementerian ESDM bersama dengan Pertamina dan atas petunjuk dari Bapak Presiden. Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan," ujar Prasetyo dalam keterangan tertulis, Selasa (31/3/2026), dikutip dari detikFinance.

Artikel ini sudah tayang di detikFinance, baca selengkapnya di sini!




(hsa/hsa)










Hide Ads