detikBali

Arus Mudik Meledak di Gilimanuk, ASDP Siapkan 3 Kapal Perbantuan

Terpopuler Koleksi Pilihan

Arus Mudik Meledak di Gilimanuk, ASDP Siapkan 3 Kapal Perbantuan


I Putu Adi Budiastrawan - detikBali

Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, dipadati truk logistik dan pemudik, Sabtu (14/3/2026).
Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, dipadati truk logistik dan pemudik, Sabtu (14/3/2026). (Foto: Putu Adi/detikBali)
Jembrana -

Lonjakan pemudik mulai memadati Pelabuhan Gilimanuk, Bali, pada arus mudik Lebaran 2026. Mengantisipasi antrean kendaraan yang kian mengular di lintasan Selat Bali, PT ASDP Indonesia Ferry menyiapkan tiga kapal perbantuan untuk mempercepat penyeberangan menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Manager Usaha PT ASDP Gilimanuk Didi Juliansyah mengungkapkan saat ini lintasan Selat Bali bahkan sudah menerapkan skema 'Sangat Padat'. Kondisi tersebut dipicu oleh gelombang pemudik yang mulai meninggalkan Bali sejak masa libur dimulai.

"Saat ini kami masih mengusahakan adanya kapal perbantuan. Kalau kami lihat secara kasat mata, terjadi peningkatan signifikan dari kemarin Jumat (13/3) sore karena masyarakat baru mulai libur," ungkap Didi saat dikonfirmasi detikBali, Sabtu (14/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang Ketapang-Gilimanuk per pukul 05.16 Wita, tercatat masih ada sekitar 1.910 tiket masyarakat yang mengantre untuk proses check-in. Jumlah ini diprediksi akan terus bertambah seiring meningkatnya arus pemudik yang hendak menyeberang.

ADVERTISEMENT

Untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan, otoritas pelabuhan menargetkan total 33 kapal beroperasi di lintasan Selat Bali. Dari jumlah tersebut, tiga kapal merupakan armada perbantuan yang disiapkan sebagai cadangan.

Salah satu kapal yang disiapkan adalah Kapal Motor Penumpang (KMP) Portlink VII. Kapal ini sebelumnya sempat mengalami insiden kebakaran di Dermaga MB IV Pelabuhan Ketapang pada Rabu (11/3/2026) malam.

"Tiga kapal disiapkan untuk mempercepat penarikan. Salah satunya KMP Portlink VII yang saat ini masih tahap uji stile, kita percepat targetnya hari ini bisa beroperasi," jelas Didi.

Saat ini pihak ASDP masih menunggu izin operasional kapal-kapal perbantuan tersebut agar bisa segera membantu mobilitas pemudik.

"Masih menunggu izin, mudah-mudahan bisa lebih cepat," imbuhnya.

Selain faktor libur Lebaran, kedekatan momen mudik dengan Hari Raya Nyepi juga menjadi perhatian. ASDP mengimbau masyarakat mengatur waktu perjalanan agar tidak menumpuk di hari-hari terakhir.

"Kami harapkan masyarakat untuk mudik lebih awal guna menghindari kepadatan, terutama menjelang Nyepi," pungkas Didi.




(dpw/dpw)










Hide Ads