Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sente di Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Bali, mengalami kebakaran. Hingga saat ini, proses pendinginan masih terus dilakukan lantaran kepulan asap pekat masih belum sepenuhnya hilang sejak tiga hari terakhir.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung, Kadek Angga Wijaya, menjelaskan kronologi kejadian bermula saat pihaknya menerima laporan kebakaran pada Sabtu sore (24/10) sekitar pukul 17.00 Wita.
"Kami langsung tindak lanjuti bersama pemadam kebakaran Kabupaten Klungkung, BPBD bergerak bersama, TNI, Polri, warga sekitar, dan perangkat desa untuk melakukan pemadaman," ujar Kadek Angga saat ditemui di lokasi dalam proses pendinginan, Senin (26/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, titik api yang membesar sempat terpantau cukup besar pada hari Sabtu tersebut. Namun, berkat kesigapan petugas gabungan, sebagian besar api berhasil dikendalikan dan dipadamkan.
Penanganan kemudian dilanjutkan pada hari Minggu (25/10) dengan dukungan tambahan armada dari BPBD Provinsi Bali, mobil tangki PMI, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Klungkung yang membawahi wilayah TPA.
Memasuki hari ketiga, Senin siang, Kadek Angga menyebutkan bahwa api sudah tidak lagi berkobar. Kendati demikian, petugas masih fokus melakukan proses pendinginan karena masih ada sisa-sisa asap yang mengepul.
Kondisi Warga Terdampak
Terkait dampak kesehatan bagi warga di sekitar lokasi, pihak Dinas Kesehatan telah bergerak cepat memberikan pelayanan medis dan membagikan masker.
Berdasarkan data pemeriksaan kesehatan terhadap 25 warga setempat sejauh ini, belum ada laporan keluhan kesehatan yang serius.
"Hari ini, siang ini, masih dilanjutkan dengan pendinginan area bersama Damkar, BPBD Provinsi Bali, PMI, warga sekitar, dan Dinas Kesehatan yang masih keliling melakukan pelayanan kesehatan," pungkasnya.