Ni Wayan Natri alias Mbah Mardi (70) dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumahnya di Banjar Dinas Tegal Kontang, Desa Lumbung Kauh, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Sabtu (24/10/2026) pagi. Lansia tersebut diketahui memiliki riwayat linglung akibat faktor usia.
Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, dalam keterangannya, Minggu (25/10), mengatakan pencarian yang dilakukan personel Polsek Selemadeg Barat bersama warga belum membuahkan hasil hingga Sabtu sore. Pencarian dihentikan sekitar pukul 16.30 Wita karena hujan dan kondisi mulai gelap.
Berdasarkan keterangan pelapor, I Nyoman Alit (57), yang merupakan anak korban, dirinya bangun sekitar pukul 04.00 Wita dan melihat ibunya sudah terjaga. Sekitar 30 menit kemudian, Alit pergi ke kandang untuk memberi makan kambing.
"Saat kembali ke rumah, ibunya sudah tidak ada. Alit kemudian menanyakan keberadaan korban kepada istrinya, tetapi tidak mendapatkan informasi," jelas Wiwik.
Alit selanjutnya berupaya mencari ibunya. Tak lama berselang, seorang warga menemukan barang-barang milik korban berupa baju adat, handuk, dan beberapa kain kasa di tegalan milik warga, sekitar 200 meter di sebelah timur rumah pelapor.
Mengetahui temuan tersebut, Alit meminta bantuan warga untuk mencari korban dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Selemadeg Barat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket Polsek Selemadeg Barat bersama warga melakukan penyisiran di sejumlah tegalan dan kebun di sekitar lokasi.
Karena korban belum ditemukan hingga sore hari, pencarian dijadwalkan berlanjut pada hari ini dengan melibatkan Tim SAR Polres Tabanan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan.
"Keberadaan Ni Wayan Natri alias Mbah Mardi belum diketahui hingga saat ini," pungkas Wiwik.
Simak Video "Video: Hilang Berhari-hari, 2 Korban KM Nurul Salsa Tenggelam Ditemukan Selamat"
(dpw/dpw)