detikBali
Internasional

OKI Kecam Serangan Rudal Houthi ke Arah Makkah dan Madinah

Terpopuler Koleksi Pilihan
Internasional

OKI Kecam Serangan Rudal Houthi ke Arah Makkah dan Madinah


Hanif Hawari - detikBali

A member of Houthi security forces mans a machine gun mounted on the back of a patrol vehicle at the site of an anti-Saudi rally amid an escalation with the kingdom, in Sanaa, Yemen, July 31, 2026. REUTERS/Khaled Abdullah
Foto: Ilustrasi pasukan Houthi (REUTERS/Khaled Abdullah)
Denpasar -

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengecam keras serangan rudal Houthi yang diklaim mengarah ke Makkah, Madinah, Taif, hingga Jeddah. OKI menilai peluncuran rudal ke area dekat Padang Arafah menunjukkan pengabaian terhadap kesucian tempat ibadah dan keselamatan warga sipil.

Mengutip Qatar News Agency, Sekretaris Jenderal OKI Ismail Ould Cheikh Ahmed mendesak negara-negara Muslim untuk bersatu dan mengambil sikap tegas guna menghentikan aksi kriminal Houthi.

Ould Cheikh Ahmed menegaskan bahwa peluncuran rudal ke area Wadi Al-Maghamis yang berdekatan dengan Padang Arafah memperlihatkan pengabaian nyata terhadap kesucian tempat ibadah dan keselamatan warga sipil. OKI juga menegaskan dukungan penuh terhadap segala langkah Arab Saudi dalam menjaga keamanan serta kedaulatan wilayahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut OKI, setiap ancaman terhadap tempat suci Islam merupakan bentuk pelanggaran yang melukai seluruh dunia Muslim dan membutuhkan tindakan internasional yang konkret.

Kecaman OKI tersebut muncul setelah militer Arab Saudi mengklaim berhasil mengintersepsi dua rudal balistik Houthi yang mengarah ke wilayah Makkah dan Madinah pada Sabtu (24/10/2026).

ADVERTISEMENT

Dikutip dari detikHikmah, Pertahanan Sipil Saudi melaporkan puing-puing hasil intersepsi rudal jatuh di beberapa titik di wilayah Arab Saudi bagian barat.

Juru bicara Pertahanan Sipil Saudi mengonfirmasi tim darurat mendapati serpihan rudal mendarat di Wadi Al Mughammas dekat Kota Makkah, lingkungan Al Nuzha di Jeddah, Wadi Jalil di Taif, serta wilayah Masturah di Rabigh. Pihak otoritas memastikan prosedur penanganan darurat telah dijalankan, meski belum merinci detail kerusakan atau korban jiwa.

Di sisi lain, kelompok Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran membantah laporan Arab Saudi yang menyebut mereka meluncurkan serangan ke dua kota suci, Makkah dan Madinah.

Dilansir Middle East Eye, Houthi menyatakan selalu mengumumkan secara terbuka setiap kali menggelar operasi militer. Mereka membantah tuduhan menyasar kawasan tempat suci umat Islam.

Houthi berdalih bahwa sasaran operasi mereka hanyalah fasilitas minyak dan pangkalan militer milik Saudi.

Artikel ini telah tayang di detikHikmah. Baca selengkapnya di sini!



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads