Klungkung

Mulai WFH dan Sekolah Daring, Antrean BBM Makin Panjang 3 Kali Lipat

Fatih Kudus Jaelani - detikBali
Kamis, 15 Okt 2026 08:33 WIB
Foto: Antrean warga semakin panjang di hari pertama penerapan WFH, di SPBU Besang, Semarapura Tengah, Klungkung, Bali, Kamis (15/10/2026). (Fatih Kudus Jaelani/detikBali)
Klungkung -

Penerapan kebijakan work from home (WFH) untuk ASN dan sekolah daring di Klungkung, Bali, membuat antrean BBM di sejumlah SPBU semakin panjang. Bahkan, mencapai hampir tiga kali lipat dari hari sebelumnya. Diduga, warga memanfaaatkan WFH untuk antre BBM. Bahkan warga sudah menunggu SPBU dibuka dari pukul 03.00 dini hari.

Pantauan detikBali, Kamis (15/10/2026) pagi, antrean warga mengular di SPBU Besang, Semarapura Tengah, pada sekitar pukul 06.00 Wita. Antrean mengular jauh lebih panjang dari hari sebelumnya, Rabu (14/10), di kedua arah jalan.

Jika di hari sebelumnya antrean mengular sampai sekitar 100 meter, hari ini tampak sepeda motor dan mobil mengantre sampai sekitar 500 meter di kedua sisi.

"Dari jam 3 pagi antrean sudah panjang. Tadi saya datang jam 4 pagi, terus balik karena ternyata sudah banyak antrean. Tiga kali lipat dibanding hari sebelumnya," kata salah seorang warga Klungkung, Putu Budi, diwawancarai detikBali.

Di lokasi, warga Klungkung yang antre BBM lainnya, Komang Wia menerangkan kondisi antrean hari ini semakin parah. Ia menduga, penerapan WFH dan sekolah daring bagi siswa membuat warga memiliki kesempatan lebih banyak untuk berburu BBM.

"Ini malah semakin panjang antreannya. Bisa jadi karena WFH dan diliburkannya anak sekolah. Jadi orang-orang pada keluar mencari bensin," ujar Wia.

Kondisi ini terjadi juga di sejumlah SPBU utama lainnya di jantung kota Semarapura. Begitu juga dengan SPBU Siku di Jalan Rama, Semarapura Kangin, dan terakhir di SPBU Batu Tabih di Jalan Raya Batu Tabih, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan.

Kondisi yang sama juga tampak di sejumlah SPBU besar di Bypass IB Mantra seperti di Negari, dan Kusamba.

Pemkab Klungkung sebelumnya mengeluarkan surat edaran tentang penyesuaian sistem kerja melalui WFH. Surat yang ditandatangani Bupati Klungkung I Made Satria tersebut diterbitkan Rabu (14/10/2026) dengan Nomor : B.100.3.4.2/1524/X/BKPSDM/2026.

Surat ini ditujukan pada seluruh instansi dan satuan pendidikan, merujuk dari surat edaran Gubernur Bali tentang penyesuaian WFH akibat kelangkaan BBM yang melanda wilayah Bali.

"Benar. Sesuai surat edaran Gubernur Bali, Bupati Klungkung juga telah mengeluarkan surat edaran. Mulai besok sampai 17 Oktober, kita terapkan WFH untuk seluruh ASN, kecuali di OPD non pelayanan," kata Kepala BKPSDM Klungkung Ida Bagus Wirawan Adi Putra.

Kendati demikian, dalam isi surat ditegaskan, pelaksanaan tugas kedinasan secara WFH, agar tetap memastikan kelancaran penyelenggaraan administrasi pemerintahan, pencapaian target kinerja, dan pelayanan publik.

"Diharapkan untuk menyesuaikan saja di masing-masing OPD," terang Wirawan.



Simak Video "Video: ASN Jakarta WFH Tiap Jumat, Pramono Minta Sektor Ini Tetap Masuk"

(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork