detikBali

Turis-turis Australia Mengenang Korban Tragedi Bom Bali

Terpopuler Koleksi Pilihan

Turis-turis Australia Mengenang Korban Tragedi Bom Bali


Fabiola Dianira - detikBali

Sejumlah wisatawan mancanegara memberikan bunga dalam peringatan tragedi Bom Bali I ke-24 di Monumen Bom Bali, Legian, Kuta, Badung, Senin (12/10/2026).
Foto: Sejumlah wisatawan mancanegara memberikan bunga dalam peringatan tragedi Bom Bali I ke-24 di Monumen Bom Bali, Legian, Kuta, Badung, Senin (12/10/2026).Fabiola Dianira/detikBali
Badung -

Empati dan duka turut datang dari wisatawan Australia dalam peringatan ke-24 tragedi Bom Bali di Monumen Bom Bali, Legian, Kuta, Badung, Senin (12/10/2026). Mereka menyempatkan diri datang untuk memberikan penghormatan kepada para korban di tengah liburan mereka di Bali.

Dari total 202 korban tewas dalam tragedi Bom Bali pada 12 Oktober 2002, sebanyak 88 orang di antaranya merupakan warga Australia. Ikatan sebagai sesama warga Australia membuat sejumlah wisatawan dari Negeri Kanguru itu turut merasakan duka dan menyempatkan diri untuk mengenang para korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua wisatawan asal Melbourne, Australia, Kris Vella dan Blake Caddy, mengaku sengaja menyempatkan diri untuk memberikan penghormatan kepada para korban saat berlibur di Bali.

"Saya kebetulan berada di sini pada waktu yang tepat. Kami sedang berlibur dan ingin memberikan penghormatan kepada 88 warga Australia yang kehilangan nyawa, serta total 202 orang yang meninggal dunia," ujar Blake, Senin (12/10/2026).

ADVERTISEMENT

Kris dan Blake juga mengapresiasi pelaksanaan peringatan Bom Bali yang digelar setiap tahun. Menurut mereka, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenang para korban dan menunjukkan rasa hormat. Ia juga turut senang melihat kawasan monumen yang mulai kembali pulih.

"Melihat peringatan ini, setiap tahun orang-orang datang untuk menunjukkan penghormatan yang sama. Senang melihat kawasan ini perlahan-lahan kembali seperti sediakala," ucap Blake.

Wisatawan asal Sydney, Australia, Kylie dan Jason, juga menyempatkan diri mengunjungi monumen tersebut.

Kylie mengaku mereka telah beberapa kali datang ke Bali dan selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi tugu peringatan Bom Bali.

"Yah, kami sudah pernah ke sini beberapa kali dan ketika kami datang ke sini, kami datang dan mengunjungi tugu peringatan," imbuh Kylie.

Jason menuturkan kedatangan mereka bukan karena alasan pribadi, melainkan sebagai bentuk penghormatan kepada para korban, khususnya 88 warga Australia yang meninggal dunia.

"Ini sangat menyedihkan. Namun, tetaplah kuat, Bali. Semoga Bali menjadi lebih besar dan lebih baik," ujar Jason.

Peringatan ke-24 Bom Bali di Monumen Bom Bali, Legian, Kuta, Badung, berlangsung dalam suasana penuh penghormatan dengan sejumlah rangkaian kegiatan. Acara tersebut meliputi Tarian Perdamaian Maragapuja, sambutan Bupati Badung, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), serta testimoni penyintas.

Kegiatan dilanjutkan dengan doa lintas agama oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kuta, nyanyian perdamaian, serta peletakan bunga dan penyalaan lilin untuk mengenang para korban.



(hsa/hsa)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads