detikBali
Round Up

Anjing Kelaparan Jadi Petunjuk Penemuan Mayat Bule Ukraina di Canggu

Terpopuler Koleksi Pilihan
Round Up

Anjing Kelaparan Jadi Petunjuk Penemuan Mayat Bule Ukraina di Canggu


Tim detikBali - detikBali

Rumah kontrakan VK di kawasan Canggu, Kuta Utara, Badung, masih dipasangi garis polisi, Kamis (8/10/2026)
Rumah kontrakan VK di kawasan Canggu, Kuta Utara, Badung, masih dipasangi garis polisi, Kamis (8/10/2026). (Foto: Agus Eka/detikBali)
Badung -

Warga digegerkan dengan penemuan mayat warga negara (WN) Ukraina berinisial VK (40) yang membusuk di rumah kontrakannya di Jalan Bambu Kuning Utama, Banjar Uma Buluh, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, Rabu (7/10/2026) malam. Jasad korban ditemukan setelah teman korban asal Prancis hendak mengambil anjing peliharaan dan mencium aroma busuk dari dalam rumah.

Kasi Humas Polres Badung, Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari mengatakan saksi berinisial PK (53) mendatangi rumah korban sekitar pukul 20.30 Wita. Saksi yang prihatin karena anjing peliharaan korban kelaparan lantaran tidak diberi makan selama beberapa hari itu kemudian mencium bau tidak sedap saat hendak membuka pintu rumah.

"Awalnya saksi (PK) datang ke lokasi sekitar pukul 20.30 Wita untuk mengambil anjing milik korban. Saat mencoba buka pintu rumah, saksi mencium bau tidak sedap dan langsung berlari keluar mencari bantuan," ujar Yuni Eltari, Kamis (8/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lima Hari Tak Merespons Telepon

Sebelum penemuan jasad tersebut, PK sudah berulang kali mencoba menghubungi ponsel korban dalam lima hari terakhir. Namun, panggilan telepon itu tidak pernah direspons.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan hasil penyelidikan, PK diketahui telah berteman dengan VK sejak 2011. Saksi terakhir kali bertemu korban pada Sabtu, 26 September 2026, di wilayah Dalung.

"Pada lima hari yang lalu saksi sempat menghubungi korban, tapi tidak ada jawaban sama sekali," sambung Yuni.

Karena penghuni rumah tidak merespons saat dipanggil, saksi kemudian meminta bantuan pengurus perumahan, pecalang, dan warga sekitar untuk mengecek kondisi di dalam rumah.

"Pintu rumah itu tidak terkunci. Mereka menemukan korban sudah terlentang di dekat pintu masuk, keadaan sudah memprihatinkan. Warga menghubungi Polsek Kuta Utara," kata Yuni Eltari.

Warga Mencium Bau Busuk

Sejumlah warga turut mendatangi rumah kontrakan tersebut setelah mendapat informasi dari saksi. Mereka kemudian mengetahui korban telah ditemukan dalam kondisi membusuk di dekat pintu masuk.

"Kami waktu mau panggil (korban VK) enggak ada respon, terus pas dicoba buka gerbangnya sudah kecium bau busuk," ujar salah seorang tetangga korban yang enggan disebutkan namanya, ditemui di lokasi, Kamis (8/10/2026).

Tetangga korban lainnya mengatakan kondisi pintu rumah saat itu seperti terganjal oleh tubuh korban yang terbaring di baliknya.

"Kondisi pintunya seperti terganjal itu. Ya posisi mayatnya yang terlentang di balik pintu, sudah agak membusuk," kata tetangga korban ini.

Setelah penemuan tersebut, warga melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Petugas kemudian mengevakuasi jasad VK menggunakan ambulans Puskesmas Kuta Utara ke RSUP Prof Ngoerah (Sanglah) Denpasar.

Tinggal di Canggu Sejak Sebelum Pandemi

Menurut keterangan warga, VK telah menempati rumah kontrakan milik warga Bali tersebut selama beberapa tahun. Korban dikenal jarang berinteraksi, tetapi tetap bersosialisasi dan mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia.

"Kalau nggak salah ya, sebelum COVID-19. Dia bisa bahasa Indonesia. Tapi memang beberapa hari terakhir tidak pernah kelihatan keluar rumah sama sekali," tutur salah seorang tetangga korban yang enggan disebutkan namanya.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut untuk memastikan penyebab pasti kematian VK. Perkiraan waktu kematian korban juga belum disampaikan.

Sementara itu, bangunan sederhana bernuansa Bali yang menjadi lokasi penemuan jasad masih tertutup dan telah dipasangi garis polisi.



(dpw/dpw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads