Hubungan antara Inggris dan Israel semakin memanas. Otoritas London mengancam akan mengusir 27 diplomat Israel dari wilayah Inggris.
Dilansir dari detikNews pada Selasa (6/10/2026), peringatan itu disampaikan oleh Duta Besar Inggris untuk Israel, Simon Walters, dalam sebuah pesan kepada para pejabat Israel. Pengusiran puluhan diplomat akan dilakukan jika Israel tidak membatalkan keputusan untuk menutup paksa Konsulat Jenderal (Konjen) Inggris di Yerusalem Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketegangan ini semakin memperkeruh hubungan bilateral kedua negara yang sedang memburuk beberapa waktu terakhir. Bulan lalu, Inggris mengumumkan larangan perdagangan terhadap barang-barang dari permukiman-permukiman ilegal Israel di Tepi Barat.
Otoritas London menyebut adanya pembersihan etnis terhadap warga Palestina sebagai alasan yang mendasari larangan tersebut. Langkah itu diambil menyusul rencana Israel untuk membangun 1.200 rumah baru di area pemukiman Yahudi di wilayah Tepi Barat.
Sementara itu, rencana tersebut juga memicu kecaman luas dari dunia internasional. Terlebih menurut hukum internasional, seluruh permukiman Israel yang ada di wilayah Tepi Barat dianggap ilegal.
Otoritas Israel mengumumkan rencana untuk menutup Konsulat Jenderal Inggris di Yerusalem Timur sebagai tanggapan atas langkah Inggris tersebut. Diketahui, Konjen Inggris tersebut selama ini berfungsi sebagai penghubung bagi warga Palestina.
Artikel ini telah tayang di detikNews. Baca selengkapnya di sini!