detikBali
Internasional

China-AS Sepakat Pangkas Tarif Senilai US$ 30 M Usai Trump-Xi Jinping Bertemu

Terpopuler Koleksi Pilihan
Internasional

China-AS Sepakat Pangkas Tarif Senilai US$ 30 M Usai Trump-Xi Jinping Bertemu


Herdi Alif Al Hikam - detikBali

US President Donald Trump meets Chinese President Xi Jinping in the Oval Office at the White House in Washington, D.C., US, September 24, 2026. REUTERS/Evan Vucci
Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump. (Foto: REUTERS/Evan Vucci)
Denpasar -

China mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat (AS) terkait pengaturan pengurangan tarif timbal balik senilai US$ 30 miliar atau sekitar Rp 531 triliun (kurs Rp 17.700). China juga menyatakan telah sepakat terkait sejumlah hal lainnya, termasuk mengenai proyek kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Dilansir dari detikFinance, kesepakatan-kesepakatan itu masuk dalam delapan poin konsensus yang dicapai selama kunjungan Presiden Xi Jinping ke Washington. Dalam kunjungan tersebut, Xi bertemu empat mata dengan Presiden AS Donald Trump.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kementerian Luar Negeri China mengumumkan kedua belah pihak juga telah sepakat untuk membentuk dewan perdagangan dan memperpanjang hasil pembicaraan sebelumnya di Kuala Lumpur. Kesepakatan ini menyusul rencana kedua belah pihak untuk memperpanjang gencatan senjata perdagangan selama dua bulan. Sejauh ini, gencatan senjata perang dagang itu berakhir pada 10 November.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan AS memberikan lebih banyak waktu untuk mengerjakan kesepakatan perdagangan yang berpotensi lebih besar dan menguntungkan kedua belah pihak.

ADVERTISEMENT

Sementara mengenai kecerdasan buatan, kedua pihak sepakat untuk mengadakan dialog tentang risiko dan manfaat teknologi tersebut. Adapun, putaran diskusi selanjutnya dijadwalkan pada November mendatang.

Selain bidang ekonomi, kedua negara juga sepakat untuk saling mendukung dalam penyelenggaraan pertemuan para pemimpin Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) dan KTT Kelompok 20 (G20). Kedua pemimpin berencana untuk menghadiri pertemuan berikutnya.

Kemudian terkait kebijakan luar negeri, para pemimpin dikabarkan sepakat bahwa Iran harus memenuhi komitmennya untuk tidak mengembangkan senjata nuklir. Selain itu, tidak ada negara atau entitas yang boleh mengenakan bea transit di jalur perairan internasional.

Artikel ini telah tayang di detikFinance. Baca selengkapnya di sini!



(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads