detikBali

Netanyahu-Mamdani Saling Serang Jelang Kunjungan ke New York

Terpopuler Koleksi Pilihan

Netanyahu-Mamdani Saling Serang Jelang Kunjungan ke New York


Haris Fadhil - detikBali

Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu arrives for a press conference in Jerusalem on March 19, 2026. Netanyahu said on March 19 that Israel and the US were winning the war against Iran, with the Islamic republic decimated and unable to enrich uranium or manufacture ballistic missiles. He insisted Israel had acted alone in striking Irans massive South Pars gas field, while confirming that the US president had asked Israeli forces to hold off on such attacks moving forward. (Photo by Ronen Zvulun / POOL / AFP) /
PM Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: AFP/RONEN ZVULUN)
Denpasar -

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terlibat saling serang dengan Wali Kota New York Zohran Mamdani. Perseteruan keduanya memanas menjelang kedatangan Netanyahu ke New York untuk menghadiri Sidang Majelis Umum PBB.

Dirangkum detikcom, Rabu (23/9/2026), Mamdani sebelumnya sempat mengatakan sedang mempertimbangkan untuk mencoba menangkap Netanyahu saat berada di New York selama KTT tahunan PBB. Namun, dia mengakui dirinya tidak dapat melakukan hal tersebut.

Netanyahu memang menghadapi surat perintah penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Namun, Israel dan Amerika Serikat (AS) tidak mengakui mahkamah tersebut. Para pemimpin yang mengunjungi PBB umumnya memiliki kekebalan hukum dari otoritas AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belakangan, Netanyahu mengunggah video yang berisi cibiran terhadap Mamdani. Dia menyebut Mamdani memalukan.

ADVERTISEMENT

"Memalukan tindakan Anda yang memicu kerusuhan terhadap warga Yahudi New York," ujar Netanyahu dalam video yang diunggahnya pada 22 September.

"Saya akan datang ke PBB, saya akan menyampaikan kebenaran tentang tentara kami yang heroik, dan saya akan menyampaikan kebenaran tentang Anda," imbuhnya.

Mamdani sendiri menyebut serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 sebagai 'kejahatan perang yang mengerikan' dan mengecam kekerasan terhadap warga Yahudi di New York. Dia juga ikut dalam peringatan hari paling suci bagi umat Yahudi, Yom Kippur, di New York.

Pesawat Netanyahu Hindari Bandara New York

Netanyahu tidak akan berlama-lama di New York. Pesawat yang ditumpanginya juga dilaporkan menghindari bandara yang berada di New York.

Laporan surat kabar terkemuka Israel, Yedioth Ahronoth, seperti dilansir Middle East Monitor, Rabu (23/9/2026), menyebut pesawat Netanyahu tidak akan mendarat di Bandara Internasional John F Kennedy (JFK) di New York dalam kunjungan ke AS pada Kamis (24/9) waktu setempat. Laporan ini muncul di tengah kekhawatiran Mamdani dapat memerintahkan pesawat tersebut untuk segera pergi.

Pesawat Netanyahu, yang merupakan pesawat resmi negara Israel bernama Wing of Zion, dilaporkan akan mendarat di sebuah pangkalan militer di New Jersey atau di Bandara Internasional Newark Liberty, yang juga terletak di New Jersey.

Laporan Yedioth Ahronoth mengaitkan keputusan tersebut dengan 'kesulitan dalam berkoordinasi dengan otoritas AS' dan kekhawatiran bahwa Mamdani bisa saja memerintahkan Wing of Zion segera lepas landas sehingga membuat pesawat itu tidak bisa tetap berada di bandara selama Netanyahu menghadiri Sidang Umum PBB. Oleh karena itu, pesawat tersebut diperkirakan mendarat di New Jersey.

Kunjungan Netanyahu di New York juga dipersingkat, yakni tidak mencapai 24 jam. Laporan CBS News menyebut Netanyahu akan tiba di AS pada pagi hari, kemudian menyampaikan pidato di Sidang Umum PBB, lalu segera terbang kembali ke Israel.

"Netanyahu memutuskan untuk mempersingkat kunjungannya ke New York secara signifikan dan tidak akan bermalam di sana karena kekhawatiran adanya protes," sebut sumber-sumber yang mengetahui masalah tersebut, seperti dikutip Yedioth Ahronoth dalam laporannya.

Netanyahu dijadwalkan akan berpidato di Sidang Majelis Umum PBB pada Kamis (24/9) waktu setempat. Netanyahu juga membatalkan rencana singgah di Texas untuk bertemu miliarder AS, Elon Musk.

"Ada tantangan dalam koordinasi, baik karena perlunya mendarat untuk mengisi bahan bakar atau karena pihak Amerika lebih memilih untuk tidak melakukan koordinasi di saat-saat akhir," kata sumber Israel yang berbicara kepada Yedioth Ahronoth.

Belum ada tanggapan langsung dari Israel atau AS terkait laporan tersebut.

Mamdani Balas Cibir Netanyahu

Mamdani, seperti dilansir CBS News, menegaskan dirinya tidak menghasut kerusuhan yang menargetkan orang-orang Yahudi. Dia mengatakan ucapan Netanyahu tidak benar.

"Kita semua tahu bahwa apa yang disampaikan perdana menteri (Netanyahu) dalam video tersebut tidaklah benar," kata Mamdani.

Wali Kota New York berusia 24 tahun itu kemudian menyebut Netanyahu sebagai 'arsitek genosida' terhadap rakyat Palestina. Mamdani kembali mengungkit perintah penangkapan terhadap Netanyahu.

"Hal yang sebenarnya kita ketahui sebagai kebenaran terkait perdana menteri adalah dia merupakan subjek perintah penangkapan Mahkamah PIdana Internasional atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan," sebut Mamdani merujuk pada Netanyahu.

"Sebagai perdana menteri, dia adalah arsitek genosida mengerikan terhadap rakyat Palestina, dan bahwa baru beberapa hari lalu, militernya menewaskan seorang anak laki-laki berusia 11 tahun di lokasi yang dianggap zona aman di Gaza," sambungnya.



(dpw/dpw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads