Tiga warga Palestina, termasuk dua anak, terluka akibat tembakan pasukan Israel di sejumlah wilayah Gaza. Penembakan itu terjadi di tengah "gencatan senjata" yang berlangsung sejak Oktober 2025.
Dilansir detikNews, Senin (21/9/2026), seorang perempuan Palestina dan dua anak terluka akibat tembakan saat pasukan Israel melepaskan tembakan di dua wilayah di Gaza.
Sumber-sumber setempat melaporkan seorang wanita mengalami luka parah setelah ditembak oleh pasukan Israel di Jabalia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang anak perempuan tertembak di bagian paha di kamp pengungsian Halawa. Sementara itu, seorang anak laki-laki terluka akibat serangan pesawat nirawak (drone) Israel di kamp pengungsian Bureij, Gaza.
Tak hanya itu, kapal-kapal angkatan laut Israel melepaskan tembakan ke arah para nelayan di pesisir pantai wilayah al-Zahra, Gaza tengah.
Sejak gencatan senjata pada Oktober 2025, jumlah warga Palestina yang tewas meningkat menjadi 1.393 jiwa. Sebanyak 4.822 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.