Tidur dengan Lampu Terang Berbahaya bagi Kesehatan Jantung? Begini Kata Riset

Nafilah Sri Sagita K - detikBali
Senin, 14 Sep 2026 07:00 WIB
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/PonyWang)
Denpasar -

Tidur di kamar dengan lampu terang ternyata bisa berdampak pada kesehatan jantung. Riset terbaru mengungkap paparan cahaya saat tidur berkaitan dengan perubahan struktur dan fungsi otot jantung.

Dilansir dari detikHealth, penelitian yang dipublikasikan dalam European Heart Journal tersebut menyebutkan paparan cahaya lebih dari 3 lux saat tidur berkaitan dengan penebalan dinding otot jantung. Semakin terang kamar, semakin besar pula perubahan yang ditemukan.

"Polusi cahaya telah muncul sebagai faktor risiko baru penyakit kardiovaskular," kata penulis senior studi, Dr Lu Qi, profesor sekaligus direktur Tulane University Obesity Research Center di New Orleans, dalam sebuah pernyataan yang dikutip CNN.

Para peneliti menilai kondisi kamar tidur idealnya sangat gelap. Para ahli menyarankan tingkat pencahayaan maksimal sekitar 1 lux untuk mendapatkan kondisi tidur yang optimal. Sebagai gambaran, cahaya sekitar 3 lux kurang lebih setara dengan cahaya yang masuk dari celah bawah pintu kamar tertutup.

Studi ini menganalisis lebih dari 11 ribu orang tanpa penyakit kardiovaskular yang merupakan bagian dari UK Biobank, basis data kesehatan dan genetik berskala besar di Inggris. Para peserta menggunakan sensor di pergelangan tangan selama tujuh hari untuk mengukur paparan cahaya pada malam hari.

Sekitar tiga tahun kemudian, mereka menjalani pemeriksaan MRI jantung untuk melihat struktur dan fungsi jantung. Hasilnya, orang yang tidur dengan paparan cahaya lebih dari 3 lux mengalami penebalan dinding ventrikel kiri jantung dibandingkan mereka yang tidak terpapar cahaya pada malam hari.



Simak Video "Langkah Kecil Menuju Kesehatan Jantung yang Lebih Baik"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork