AI Makin Mengubah Dunia Kerja, Ini 6 Jurusan Kuliah yang Punya Prospek Cerah

Fahri Zulfikar - detikBali
Senin, 07 Sep 2026 06:30 WIB
Ilustrasi AI. Foto: iStock
Denpasar -

Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai membawa perubahan besar terhadap dunia kerja. Sejumlah pekerjaan yang sebelumnya menjadi pintu masuk bagi pekerja pemula kini mulai beralih ke sistem otomatis berbasis AI.

Dilansir detikEdu, kondisi tersebut membuat calon mahasiswa perlu lebih cermat dalam menentukan pilihan jurusan. Pertanyaannya, bidang pendidikan apa yang masih memiliki prospek kuat di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI?Mengutip Forbes, terdapat sejumlah jurusan yang dinilai memiliki peluang cukup besar untuk mendukung kebutuhan industri AI. Menariknya, pilihan tersebut tidak terbatas pada bidang teknologi. Dunia kesehatan juga menjadi salah satu sektor yang membutuhkan tenaga dengan kemampuan yang relevan dengan perkembangan AI.

Secara umum, pasar kerja di bidang AI menjanjikan gaji yang relatif lebih tinggi. Namun, menurut Forbes, lulusan perlu memahami bagaimana minat dan kekuatan mereka; apakah bisa berkontribusi pada dunia AI atau tidak.

Maka itu, penting untuk memilih jurusan kuliah sesuai minat dan tujuan. Berikut daftar jurusan yang banyak dibutuhkan industri AI, dikutip dari Southern New Hampshire University (SNHU).

Daftar 6 Jurusan Kuliah yang Paling Dicari Industri AI

1. Ilmu Komputer

Seorang asisten profesor ilmu komputer di SNHU, Dr Swapnil Chhabra, mengatakan bahwa ilmu komputer sering menjadi pondasi dalam pekerjaan bidang AI. Lulusannya memiliki kemampuan memecahkan masalah kompleks, merancang solusi, hingga pemahaman terhadap pemrograman.

"(Di jurusan ilmu komputer) Anda belajar bagaimana berpikir secara sistematis, memecah masalah kompleks, merancang solusi yang efisien, dan bekerja dengan berbagai bahasa pemrograman - keterampilan yang mendasar dalam peran teknis apa pun," ujarnya.

2. Teknologi Informasi (TI)

Mirip dengan ilmu komputer, jurusan TI banyak menghasilkan lulusan yang dibutuhkan industri AI. Lulusan TI memiliki pemahaman teknologi dari perspektif aplikasi bisnis.

"Gelar ini merupakan pilihan tepat lainnya untuk mengajarkan Anda keterampilan teknologi, seperti pemrograman, yang Anda perlukan untuk memulai peran teknis yang berkaitan dengan AI," kata pemimpin di departemen penerimaan mahasiswa di SNHU, Sean Lucius.

3. Keamanan Siber

Seiring majunya perkembangan teknologi, kemanan harus ditingkatkan. Banyak perusahaan mengandalkan teknologi untuk menjalankan bisnis mereka.

Maka itu, lulusan kemanan siber akan sangat dibutuhkan perusahaan. Menurut survei, pekerjaan keamanan siber dan informasi diperkirakan akan tumbuh 29 persen pada 2034.

4. Matematika

Sistem AI pada dasarnya membutuhkan perhitungan matematis dalam perkembangannya. Maka itu, gelar sarjana matematika bisa menjadi pintu awal untuk berkarier di industri AI.

Lulusan matematika dibutuhkan karena memiliki pemahaman aljabar linier, kalkulus, dan probabilitas semuanya relevan dengan pekerjaan di bidang kecerdasan buatan. Bidang ini jika dikombinasikan dengan bidang TI, maka akan menjadi sebuah keterampilan yang dibutuhkan perusahaan.

5. Keperawatan dan Ilmu Kesehatan

Forbes melaporkan bahwa karier AI juga meluas ke bidang kesehatan. Analisis informatika kesehatan dan diagnostik sudah berbasis AI.

Mahasiswa jurusan ini dibekali keterampilan klinis, berpikir kritis di bawah tekanan, empati, dan kemampuan untuk mengambil keputusan cepat dengan informasi yang tidak lengkap. Tenaga kesehatan akan memiliki peran penting dalam menggunakan AI, karena sentuhan manusiawi tetap menjadi yang utama di bidang kesehatan.

6. Teknik Dirgantara

AI juga mulai diaplikasikan di bidang kedirgantaraan. Mahasiswa jurusan teknik dirgantara mempelajari aerodinamika, propulsi, ilmu material, dan sistem kendali, bersama dengan sistem otonom berbasis AI dan teknik optimasi desain.

Kini, AI merevolusi industri kedirgantaraan melalui sistem penerbangan otonom, pemeliharaan prediktif, algoritma desain yang dioptimalkan, dan proses manufaktur canggih. Lulusan yang memahami prinsip kedirgantaraan dan aplikasi AI akan banyak dibutuhkan industri.



Simak Video "Video: Poin-Poin Penting Polemik Penghapusan Prodi di Indonesia"

(nor/nor)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

detikNetwork