Kebakaran lahan seluas sekitar 5 hektare di Gang Jatayu, Jalan Nakula, Denpasar Barat, kembali membesar pada Selasa (1/9/2026) sore. Api yang sebelumnya hanya menyala di tumpukan sampah merambat hingga menghanguskan bedeng-bedeng yang masih berdiri.
Pantauan detikBali, titik api masih terlihat di tumpukan sampah sekitar pukul 17.00 Wita. Sekitar pukul 18.30 Wita, api membesar dan menyambar bangunan bedeng.
Bedeng yang awalnya masih berdiri dengan cepat ludes terbakar. Suara letupan terdengar dari kejauhan. Petugas pemadam kebakaran kemudian keluar-masuk areal lahan untuk memadamkan api.
Hingga pukul 21.30 Wita, api belum sepenuhnya padam. Belasan petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan titik api.
Kebakaran Sejak Senin Malam
Kebakaran lahan tersebut pertama kali diketahui pada Senin (31/8/2026) malam. Sejumlah bangunan di sekitar lokasi hangus dan rata dengan tanah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Denpasar, I Made Tirana, mengatakan proses pemadaman diperkirakan membutuhkan waktu 2-3 hari. Sebanyak 12 armada dikerahkan dan dibantu enam armada damkar dari Kabupaten Badung.
"Luasnya sekitar 4 sampai 5 hektare," ujar Tirana, Selasa (1/9/2026).
Menurut Tirana, petugas mengalami kendala karena sejumlah titik api tertutup seng bekas atap gudang. Petugas masih menunggu alat berat ekskavator untuk membongkar material tersebut.
"Kalau bisa alat beratnya cepat datang, ya kita bisa cepat atasi. Ya kurang lebih dua sampai tiga hari (proses pemadaman)," ujar Tirana.
"Mengingat luasnya, sangat luas dan juga medan yang kita tangani cukup lumayan ini, semua tertutup seng," sambungnya.
Tirana memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Dia mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
"Tetap waspada dan jangan sekali-sekali sampai ada masyarakat Denpasar yang membakar sampah sembarangan," pungkasnya.
Simak Video "Video: 7 Orang Tewas dalam Kebakaran Lokasi Konstruksi di Moskow"
(dpw/dpw)