Bupati Gianyar, I Made Agus Mahayastra, mendapatkan penghargaan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Penghargaan itu adalah tanda kehormatan sekaligus pengingat jasa para veteran dan pahlawan yang telah berjuang hingga Indonesia meraih kemerdekaan.
"Terima kasih atas penganugerahan penghargaan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI)," kata Mahayastra dalam siaran pers, Senin (17/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahayastra mengatakan, kemerdekaan Indonesia sudah diraih dan dipertahankan. Kini, kemerdekaan itu harus diisi dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengatasi kemiskinan dan kebodohan.
Soal kesejahteraan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar telah mengupayakan perhatian dan kehidupan yang layak untuk para veteran. Sedangkan masalah kebodohan, ia memberikan akses pendidikan untuk generasi muda. Pemerintah Kabupaten Gianyar terus mendorong pemberian beasiswa agar anak-anak Gianyar memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik dan mampu bersaing.
Tak lupa, apresiasi tinggi juga diberikan kepada masyarakat dan seluruh pihak yang selama ini mendukung pembangunan Kabupaten Gianyar. "Terima kasih veteran, terima kasih masyarakat Gianyar, terima kasih seluruhnya yang mendukung pembangunan di Kabupaten Gianyar," kata Mahayastra.
Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Bali, I Gusti Bagus Saputera, mengatakan, Mahayastra dianggap telah berjasa dan berkontribusi terhadap kemajuan organisasi LVRI dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Karenanya, diharapkan semangat kebersamaan makin kuat, nilai perjuangan dan kebangsaan, juga makin terjaga.
"Penghargaan tersebut makin memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan," kata Bagus.
Bagus mengatakan sebanyak 1.352 orang terdaftar sebagai veteran di Bali. Mereka telah berjuang secara fisik untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia sejak era perang revolusi pada 1945-1949, operasi militer Seroja pada 1975 hingga 1976, dan mereka yang pernah mendapat penugasan misi perdamaian oleh PBB.
Setelah 81 tahun, dirinya berharap kemerdekaan banyak diisi oleh generasi muda. "Generasi muda harus mempersiapkan diri dengan belajar sungguh-sungguh. Cintai negeri kita, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Jadilah patriot bangsa, jadilah generasi yang jujur dan berintegritas," harap Bagus.