detikBali

Pemkab Gianyar Tambah 500 CCTV di 176 Titik Jalan Mulai 2027

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pemkab Gianyar Tambah 500 CCTV di 176 Titik Jalan Mulai 2027


Aryo Mahendro - detikBali

Tidak ada satu pun CCTV yang terpasang di tiang lampu lalu lintas di simpang Arjuna, Ubud, Sabtu (1/8/2026).
Tidak ada satu pun CCTV yang terpasang di tiang lampu lalu lintas di simpang Arjuna, Ubud, Sabtu (1/8/2026). (Foto: Aryo Mahendro/detikBali)
Gianyar -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar bakal memperluas pengawasan di jalanan dengan memasang 500 unit kamera pengawas (CCTV) di 176 titik persimpangan prioritas mulai 2027. Kamera-kamera itu dipasang untuk memantau kawasan rawan gangguan keamanan sekaligus membantu polisi mengurai kemacetan.

"Setiap tahun kami (tambah unit CCTV). Itu untuk investasi keamanan. Karena investasi keamanan itu berharga," kata Bupati Gianyar I Made Mahayastra kepada detikBali, Sabtu (1/8/2026).

Mahayastra menjelaskan, setiap tiang lampu lalu lintas akan dipasangi dua hingga tiga unit CCTV. Pemasangan diprioritaskan di ruas jalan dan persimpangan dengan lalu lintas padat serta kawasan yang rawan gangguan keamanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lokasi pemasangan CCTV akan dibuat saling berdekatan agar pergerakan pelaku kejahatan tetap dapat dipantau.

"Supaya dia (pelaku kejahatan) kalau lari, CCTV bisa ngikutin (merekam) arahnya ke mana," kata Mahayastra.

ADVERTISEMENT

Selain untuk mendukung keamanan, CCTV bakal dimanfaatkan sebagai alat pemantau kondisi lalu lintas. Dari hasil pemantauan itu, personel Polres Gianyar dapat segera bergerak ke lokasi saat terjadi kepadatan kendaraan.

"Juga bagaimana memantau kepadatan lalu lintas. Personel Polres Gianyar nanti yang memandu dan mengurai kepadatan lalu lintas. Jadi, pengadaan CCTV ini urgent sekali," katanya.

Menurut Mahayastra, pemasangan CCTV di jalanan Gianyar sebenarnya sudah berlangsung sejak lama dan dilakukan secara bertahap.

Pemkab Gianyar juga telah membebaskan sejumlah lahan untuk mendukung pemasangan CCTV, terutama di kawasan yang ramai wisatawan seperti Ubud.

"Kami mulai sedikit-sedikit. Beberapa lahan sudah kami bebaskan. Tapi memang tidak terlalu banyak," katanya.

Pantauan detikBali menunjukkan, saat ini kurang dari 10 unit CCTV telah terpasang di kawasan Ubud. Dua unit CCTV milik Polres Gianyar dan Puri Agung Ubud menghadap ke persimpangan jalan. Sementara satu unit CCTV lainnya mengarah ke percabangan Jalan Hanoman dan Jalan Monkey Forest.

Empat unit CCTV juga telah dipasang di Simpang Teges, tepatnya di pertigaan Jalan Raya Teges dan Jalan Raya Cok Rai Pudak. Seluruhnya terpasang di tiang lampu lalu lintas.

Meski begitu, sejumlah ruas jalan dan persimpangan yang tergolong padat lalu lintas masih belum memiliki CCTV. Di antaranya Simpang Arjuna, persimpangan Jalan Suweta-Jalan Raya Ubud, Jalan Monkey Forest, hingga ruas Jalan Raya Ubud menuju Simpang Kedewatan.

Informasi yang diperoleh dari Dinas Perhubungan Gianyar menyebutkan, pengadaan jaringan dan perangkat CCTV berkualitas membutuhkan anggaran sekitar Rp 3 miliar. Sementara itu, biaya pengadaan jaringan beserta perangkat CCTV diperkirakan mencapai sekitar Rp 80 juta.



(dpw/dpw)









Hide Ads