Daftar Isi
Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia yang jatuh setiap 17 Agustus tidak lepas dari lantunan lagu-lagu bertema nasionalisme. Selain lagu wajib nasional, sejumlah karya musisi Indonesia dari genre rock hingga punk rock juga kerap menjadi pilihan untuk membangkitkan semangat kebangsaan.
Berikut lima lagu rock bernuansa nasionalisme yang populer dan lekat dengan suasana perayaan kemerdekaan Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Cokelat - Bendera
Lagu 'Bendera' dari grup musik Cokelat menjadi lagu yang sering diputar saat kegiatan peringatan HUT RI. Biasanya diputar saat perlombaan 17 Agustus maupun karnaval atau pawai di kampung masing-masing. 'Bendera' dirilis oleh Cokelat pada 2002 sebagai single utama dari album 'Rasa Baru'.
Lagu ini ditulis oleh gitaris Sheila on 7, Eross Cnadra dan diproduseri oleh Jan Djuhana. Pada tahun 200, lagu 'Bendera' diaransemen ulang oleh Cokelat untuk album musik 'Untukmu Indonesiaku'.
Lirik lagu
Biar saja ku tak sehebat matahari
Tapi s'lalu kucoba 'tuk menghangatkanmu
Biar saja ku tak setegar batu karang
Tapi s'lalu kucoba 'tuk melindungimu
Biar saja ku tak seharum bunga mawar
Tapi s'lalu kucoba 'tuk mengharumkanmu
Biar saja ku tak seelok langit sore
Tapi s'lalu kucoba 'tuk mengindahkanmu
Kupertahankan kau demi kehormatan bangsa
Kupertahankan kau demi tumpah darah
S'mua pahlawan-pahlawanku
Merah putih, teruslah kau berkibar
Di ujung tiang tertinggi, di Indonesiaku ini
Merah putih, teruslah kau berkibar
Di ujung tiang tertinggi, di Indonesiaku ini
Merah putih, teruslah kau berkibar
Ku akan s'lalu menjagamu
Biar saja ku tak seharum bunga mawar
Tapi s'lalu kucoba 'tuk mengharumkanmu
Biar saja ku tak seelok langit sore
Tapi s'lalu kucoba 'tuk mengindahkanmu
Kupertahankan kau demi kehormatan bangsa
Kupertahankan kau demi tumpah darah
S'mua pahlawan-pahlawanku
Merah putih, teruslah kau berkibar
Di ujung tiang tertinggi, di Indonesiaku ini
Merah putih, teruslah kau berkibar
Di ujung tiang tertinggi, di Indonesiaku ini
Merah putih teruslah kau berkibar
Ku akan s'lalu menjagamu
Oh-oh, wo-oh, wo-oh
2. Garuda Di Dadaku - NTRL
Lagu 'Garuda Di Dadaku' merupakan salah satu single terkenal dari grup musik NTRL yang dirilis pada tahun 2009. Lagu ini melekat di hati pecinta sepak bola Indonesia karena selalu diputar di televisi menjelang pertandingan tim nasional Indonesia. Selain itu, lagu ini juga kerap diputar saat kegiatan perayaan hari kemerdekaan Indonesia.
Lirik Lagu
Ayo putra bangsa
Harumkan negeri ini
Jadikan kita bangga
Indonesia
Tunjukan dunia
Bahwa ibu pertiwi
Pantas jadi juara
Indonesia
Jayalah negaraku
Tanah air tercinta
Indonesia raya
Jayalah negaraku
Tanah air tercinta
Indonesia raya
Garuda di dadaku
Garuda kebanggaanku
Ku yakin hari ini pasti menang
Kobarkan semangatmu
Tunjukkan sportifitasmu
Ku yakin hari ini pasti menang
Garuda di dadaku
Garuda kebanggaanku
Ku yakin hari ini pasti menang
Kobarkan semangatmu
Tunjukkan sportifitasmu
Ku yakin hari ini pasti menang
3. Jadilah Legenda - Superman Is Dead
Superman Is Dead atau SID merupakan grup musik punk rock asal Bali yang bermarkas di Kuta, Badung. Grup yang berisikan tiga pemuda Bali itu memiliki lagu berjudul "Jadilah Legenda" yang bertema nasionalisme dan kebhinekaan Indonesia.
Lagu ini dirilis pada tahun 2013 dalam album Sunset di tanah Anarki. Jerinx menciptakan lagu tersebut dengan makna mengajak generasi muda untuk menjaga persatuan, toleransi antarumat beragama dan menjaga budaya nusantara. Lagu ini sering diputar oleh anak-anak muda saat perayaan HUT RI.
Lirik Lagu
Hembus angin yang terasa panas
Keringat menetes di dada
Tiada henti kau bekerja keras
Berjuang demi cinta
Untuk Indonesia, teruslah bertahan
Walau dihancurkan, disakiti
Kau tetap berdiri di sini
Untuk Indonesia, jadilah legenda
Kita bisa dan percaya
Lihat laut dan indahnya ombak
Gemulainya pohon kelapa
Para gadis yang mulai menari
Kibarkan merah putih
Untuk Indonesia, kita punya semua
Seribu budaya dan kekayaan alam
Yang takkan terkalahkan
Untuk Indonesia, jadilah legenda
Kita bisa dan percaya
Darah Indonesia, akulah halilintarmu
Darah Indonesia menggelegar 'tuk selamanya
Darah Indonesia, walau badai menghadang
Kau takkan pernah hilang
Walau badai menghadang
Lihat laut dan indahnya ombak
Gemulainya pohon kelapa
Para gadis yang mulai menari
Kibarkan merah putih
Untuk Indonesia, kita punya semua
Seribu budaya dan kekayaan alam
Yang takkan terkalahkan
Untuk Indonesia, jadilah legenda
Kita bisa dan percaya
Darah Indonesia, akulah halilintarmu
Darah Indonesia menggelegar 'tuk selamanya
Darah Indonesia, walau badai menghadang
Kau takkan pernah hilang
Walau badai menghadang
4. Dari Mata Sang Garuda - Pee Wee Gaskins
Pee Wee Gaskins atau PWG merupakan grup musik aliran pop punk asal Indonesia. Salah satu lagunya berjudul 'Dari Mata Sang Garuda' populer saat HUT RI. Lagu ini juga menjadi tema lagu di film Tendangan Garuda dan sering diputar saat tim nasional sepak bola Indonesia berlaga. Lagu ini dirilis pada tahun 2010 dan masuk di album Ad Astra Per Aspera.
Lirik lagu
Coba berdiri di puncak gunung tertinggi
Tak sadarkah semua t'lah kita miliki
Dari mata sang garuda
Memandang luas dari langit yang tinggi
Bersatulah untuk
Indonesia
Kobarkan semangatmu
Kan ku bela sampai habis nafasku
Jangan pernah menyerah
Sudah terlalu lama kita terlelap
Bangkit dan raih semua mimpi
Jangan lupakan darah dan keringat
Pemuda pemudi sebelum kita
Tak kan tergantikan segala harta
Jangan biarkan mereka mencuri
Segala semua dari leluhur kita
Buka mata, hati, dan telinga
Sebelum semuanya sirna
Dari mata sang garuda
Memandang luas dari langit yang tinggi
Bersatulah untuk
Indonesia
Kobarkan semangatmu
Kan ku bela sampai habis nafasku
Jangan pernah menyerah
Sudah terlalu lama kita terlelap
Bangkit dan raih semua mimpi
Indonesia dengarlah suaraku
Kan ku bawa sampai akhir langkahku
Jangan pernah menyerah
Sudah terlalu lama kita terlelap
Merah putih kan s'lalu di hati
5. Kebyar-Kebyar - Gombloh
Lagu Kebyar-Kebyar ciptaan Gombloh menjadi lagu ikonik saat bulan Agustus menjelang HUT RI. Lagu ini bermakna seruan nasionalisme dengan ikatan batin yang kuat antara rakyat dan Ibu Pertiwi. Lirik-lirik yang ikonik juga diingat oleh masyrakata Indonesia saat memutar lagu tersebut.
Lagu ini dirilis pada tahun 1979 dan dipopulerkan oleh Gombloh melalui grup musik Lemon Tree's Anno '69.
Lirik Lagu
Indonesia, merah darahku
Putih tulangku, bersatu dalam semangatmu
Indonesia, debar jantungku
Getar nadiku, berbaur dalam angan-anganmu
Kebyar-kebyar pelangi jingga
Indonesia, nada laguku
Simfoni perteguh, selaras dengan simfonimu
Kebyar-kebyar pelanggi jingga, wo
Biarpun bumi berguncang
Kau tetap Indonesiaku
Andaikan matahari terbit dari barat
Kau pun Indonesiaku
Tak sebilah pedang yang tajam
Dapat palingkan daku darimu
Kusingsingkan lengan
Rawe-rawe rantas
Malang-malang tuntas
Denganmu, wo
Hey!
Indonesia, merah darahku
Putih tulangku, bersatu dalam semangatmu
Indonesia, debar jantungku
Getar nadiku, derbaur dalam angan-anganmu
Kebyar-kebyar pelangi jingga, uh
Ah-ha-ha, ha-ha, uh!
merah darahku
(Putih tulangku) bersatu dalam semangatmu
(Indonesia, debar jantungku) hei, Indonesia
Getar nadiku, derbaur dalam angan-anganmu
nada laguku
Simfoni perteguh, selaras dengan simfonimu
Indonesia, (merah darahku)
(Putih tulangku) bersatu dalam semangatmu
In- (Indonesia), Indonesia, (debar jantungku)
Getar nadiku, (berbaur) dalam angan-anganmu
ah!
Simfoni perteguh, selaras dengan simfonimu