detikBali

Limbah Berbau Mengalir ke Pantai Berawa, Diduga dari Tempat Hiburan Malam

Terpopuler Koleksi Pilihan

Limbah Berbau Mengalir ke Pantai Berawa, Diduga dari Tempat Hiburan Malam


Agus Eka - detikBali

Pengunjung pantai saat mengambil sampel air yang diduga limbah di Pantai Berawa, Kuta Utara, Badung. (Istimewa)
Foto: Pengunjung pantai saat mengambil sampel air yang diduga limbah di Pantai Berawa, Kuta Utara, Badung. (Istimewa)
Badung -

Polisi menerima laporan adanya dugaan pembuangan limbah sembarangan yang mengalir hingga ke kawasan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali. Polisi pun mengecek setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan panggilan darurat 110 pada Kamis (30/7/2026) malam.

"Petugas kami langsung mendatangi lokasi begitu menerima aduan mengenai dugaan limbah mengalir ke pantai. Personel menemukan genangan air berbau tidak sedap keluar dari saluran selokan," kata Kasubsi PIDM Sihumas Polres Badung Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari, Jumat (31/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laporan tersebut bermula saat pelapor yang sedang berwisata di Pantai Berawa melihat aliran diduga limbah mengalir dari arah selokan di depan sebuah tempat hiburan malam sekitar pukul 18.00 Wita. Genangan air itu, menurutnya berbau kemudian mengalir menuju saluran air yang bermuara langsung di kawasan pesisir pantai.

"Setelah kami telusuri setiap lubang selokan, sumber bau menyengat itu mengarah ke pipa air di pintu masuk sebuah tempat hiburan malam tersebut. Kami langsung berkoordinasi dengan DLHK Badung karena saluran pipa limbah di lokasi itu infonya memang pernah bocor," ujar Yuni.

ADVERTISEMENT

Personel Polres Badung yang dipimpin Pawas Iptu I Made Dwi Somadi Putra bersama tiga anggota langsung melakukan pengumpulan bahan dan keterangan dari pihak manajemen. Polisi juga meminta manajemen memeriksa kembali kondisi jaringan pipa limbah guna memastikan tidak ada kebocoran susulan.

"Pemeriksaan di lapangan selesai kemarin malam. (Mereka) janji mengecek ulang semua pipa limbah mereka," tutur Yuni.

Terkait laporan tersebut, DLHK Badung belum memberikan hasil pemeriksaan lapangan dugaan kebocoran limbah ke pantai tersebut. Kepala Dinas LHK Pemkab Badung, Made Rai Warastuthi mengaku masih mengecek laporan itu.

"Mohon waktu kami masih mengecek dulu, nggih," kata Rai.



(nor/nor)









Hide Ads
LIVE