Anggota Satreskrim Polres Gianyar Aiptu Tri Sudana Merta diganjar penghargaan oleh institusinya. Dia adalah polisi yang mengungkap kasus pembunuhan seorang mandor bangunan bernama I Wayan Sedhana.
"Satu personel Satreskrim Polres Gianyar menerima penghargaan atas keberhasilan dalam mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan," kata Kapolres Gianyar AKBP Chandra Kesuma dalam keterangannya, Senin (27/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chandra mengatakan pembunuhan itu terjadi pada 25 Oktober 2025 di sawah Subak Dalem Tenggaling, Banjar Puseh, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Merta yang menyelidiki hingga mengungkap kasus itu dianugerahi penghargaan.
Atas keberhasilan Merta, tiga pembunuh mandor bernama M Fais, Sandy Firmansyah, dan Nurul Arifin sudah menjalani hidup di balik jeruji besi LP Kerobokan. Tiga kuli bangunan itu dinyatakan bersalah dan divonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gianyar dengan hukuman penjara seumur hidup.
"Menjadi bentuk apresiasi institusi atas dedikasi, loyalitas, serta kontribusi nyata dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian," kata Chandra.
Chandra mengatakan Merta bukan satu polisi yang diberi penghargaan. Sebanyak enam polisi lain juga diganjar penghargaan atas dedikasi dan prestasinya di luar tugas pokok kepolisian.
Sebanyak empat personel Sipropam Polres Gianyar menerima penghargaan atas dedikasi, ketelitian, dan keberhasilannya meraih predikat terbaik dalam pelaporan pengelolaan barang bukti dan penanganan sidang KEPP tercepat. Mereka menjadi teladan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Kemudian, ada seorang personel Samapta Polres Gianyar dan seorang anggota Bhabinkamtibmas Desa Singakerta Polsek Ubud Iptu I Made Widastra yang diganjar penghargaan. Widastra menerima penghargaan atas prestasi yang telah ditunjukkan dengan berhasil meraih juara II pada lomba stand up comedy kategori Polri dalam rangka Hari Bhayangkara 2026.
"Satu personel Satsamapta Polres Gianyar menerima penghargaan atas dedikasi, kekompakan dan prestasi yang telah ditunjukkan sehingga berhasil meraih juara III dalam pertandingan bola basket pada rangkaian Kapolri Cup tahun 2026 antar kementerian dan lembaga," katanya.
Chandra mengatakan, ada satu penghargaan yang diberikan ke warga sipil. Pemilik bengkel dinamo bernama I Nyoman Ariawan, diganjar penghargaan gegara membantu perbaikan kendaraan dinas Polsek Blahbatuh secara sukarela.
Saat itu, kendaraan dinas Polsek Blahbatuh sedang dalam situasi yang sangat dibutuhkan. Atas jasa Ariawan, anggota Polsek Blahbatuh dapat kembali melayani masyarakat dengan cepat.
"Kepedulian yang ditunjukkan saudara I Nyoman Ariawan merupakan wujud nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas kepolisian. Semoga keteladanan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk terus bersinergi dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Gianyar," katanya.
Chandra menyebut penghargaan itu diraih dari kerja keras seluruh personel Polres Gianyar. Karenanya, penghargaan itu diharapkan jadi inspirasi, terutama bagi para personel Polres Gianyar dan jajaran, untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Prestasi tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui kerja keras, komitmen, dan tanggung jawab yang dilaksanakan secara konsisten. Terus tingkatkan disiplin, integritas, dan semangat pengabdian," katanya.