detikBali

Bukan Underpass, Simpang Udayana Akan Dibangun Overpass

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Bukan Underpass, Simpang Udayana Akan Dibangun Overpass


Agus Eka - detikBali

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, Senin (27/7/2026). (Agus Eka/detikBali)
Foto: Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, Senin (27/7/2026). (Agus Eka/detikBali)
Badung -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung berkolaborasi dengan pemerintah pusat bakal membangun jalan layang (overpass) di Simpang Udayana, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, untuk mengurai titik kemacetan utama di kawasan tersebut dan sekitarnya. Proyek konstruksi fisik overpass di persimpangan yang menghubungkan kawasan Denpasar, kampus Unud, GWK, dan Nusa Dua itu dijadwalkan mulai dikerjakan pada 2026.

"Perencanaan awal kami sebenarnya ingin membiayai konstruksi underpass di Simpang mcd Udayana ini bersama Pak Gubernur. Namun berkat perjuangan Pak Gubernur, pemerintah pusat (Kementerian PU) akhirnya siap membiayai penuh konstruksi bangunan overpass ini," kata Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat groundbreaking Jalan Lingkar Selatan (JLS) segmen 4 Labuan Sait-Pedati di Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Senin (27/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembangunan jalan layang ini mendesak dilakukan karena Simpang Udayana merupakan salah satu simpul kemacetan terparah yang menghambat mobilitas warga serta wisatawan menuju kawasan Uluwatu. Pemkab Badung bergerak menyelesaikan seluruh dokumen perencanaan awal agar proyek infrastruktur tersebut siap dieksekusi secara fisik.

"Kemacetan di Simpang Udayana ini sudah menjadi momok utama di Badung selatan. Begitu kami dilantik per 20 Februari 2025 lalu, kami langsung masuk di perubahan APBD untuk menyusun dokumen studi kelayakan (FS) dan Detail Engineering Design (DED) proyek tersebut," ujar eks Sekda Badung tersebut.

ADVERTISEMENT

Meskipun pembiayaan konstruksi bangunan overpass ditanggung sepenuhnya pemerintah pusat, Pemkab Badung tetap bertanggung jawab penuh atas penyediaan lahan. Saat ini, proses pembebasan tanah di sekitar persimpangan tersebut telah rampung diselesaikan.

"Tugas kami di Kabupaten Badung adalah menyiapkan dan membebaskan lahannya, dan astungkara urusan tanah itu sudah berhasil kita selesaikan. Tadi saya juga sudah berdiskusi dengan Pak Kepala Balai, pengerjaan overpass Simpang Udayana ini akan mulai dikerjakan pada tahun 2026," tutur Adi Arnawa.

Jalan layang Simpang Udayana dirancang saling terhubung dengan rekayasa arus lalu lintas baru dari kawasan Kampus Universitas Udayana (Unud) dan Simpang Wanagiri. Skema penguraian arus ini disiapkan agar kendaraan dari arah Uluwatu dapat melintas secara lancar menuju jalan layang tanpa memicu titik sumbatan baru.

"Arus kendaraan dari arah Unud juga nantinya bisa langsung terhubung ke overpass ini menuju jalan nasional maupun jalan tol," jelas Adi Arnawa.

Pemkab Badung optimistis keberadaan overpass Simpang Udayana dapat memulihkan kenyamanan aksesibilitas menuju destinasi wisata premium di Badung Selatan. Realisasi proyek strategis hasil sinergi daerah dan pusat ini diharapkan mampu menopang keberlanjutan sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian Bali.



(nor/nor)









Hide Ads