Gubernur Bali, Wayan Koster, buka suara terkait komunitas lari warga negara asing (WNA) di Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, yang mendiskriminasi warga negara Indonesia (WNI). Para WNI diduga sulit untuk bergabung di komunitas tersebut.
Koster menegaskan hal serupa tidak boleh terulang lagi di Bali. Menurut Koster, polisi dan imigrasi sedang mengejar dua warga negara (WN) Belanda terduga penyelenggara acara tersebut.
"Oh lagi dikejar oleh Polda Bali. Tidak boleh lagi kan sudah ada edarannya yang begitu-begitu tindak tegas," jelas Koster saat ditemui di Tamah Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Denpasar, Minggu (26/7/2026).
Koster juga mengatakan Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, juga sedang melakukan investigasi terkait penyelenggaraan kegiatan tersebut.
"Bupati Badung melakukan investigasi. Tidak boleh terjadi lagi hal seperti itu," tegas Koster.
Simak Video "Video: Koster Singgung Kelakuan Bos Hotel di Bali, Caplok Pantai Jadi Privat"
(iws/iws)