detikBali
Regional

Ledakan di Grand Polonia Medan: Diduga Pipa Gas Bocor tapi Saksi Tak Lihat Api

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026
Regional

Ledakan di Grand Polonia Medan: Diduga Pipa Gas Bocor tapi Saksi Tak Lihat Api


Finta Rahyuni - detikBali

Suasana rumah yang terdampak ledakan di Komplek Grand Polonia Medan, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026). Berdasarkan hasil penyelidikan awal Polrestabes Medan, ledakan tersebut diduga dipicu kebocoran pipa gas bawah tanah yang mengakibatkan lima rumah mengalami kerusakan. ANTARA FOTO/Hand Out/Humas Brimob Polda Sumut/Lmo/kye
Suasana rumah yang terdampak ledakan di Komplek Grand Polonia Medan, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026). Foto: ANTARA FOTO/Humas Brimob Polda Sumut
Medan -

Ledakan dahsyat terjadi di sebuah rumah di komplek perumahan elite di Grand Polonia, Kecamatan Polonia, Medan, Senin (20/7/2026). Ledakan juga menyebabkan beberapa rumah ikut hancur.

Dilansir detikSumut, sedikitnya ada tiga rumah terdampak. Satu unit rumah mengalami kerusakan paling parah hingga nyaris rata dengan tanah. Sementara itu, Rumah yang berada tepat di seberangnya juga mengalami kerusakan, meski tidak separah bangunan utama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diduga Kebocoran Pipa Gas

Polisi menyelidiki soal ledakan yang terjadi di salah satu perumahan elite Grand Polonia. Dugaan sementara, ledakan itu dipicu kebocoran pipa gas.

ADVERTISEMENT

"Hasil investigasi awal adanya kebocoran dari pipa gas tanam atau pipa gas bawah tanam," kata Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak saat diwawancarai di lokasi, Senin (20/7/2026).

Calvijn mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Kini pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut terkait kejadian itu.

"15.30 WIB sore tadi terjadi ledakan di Grand Polonia. Kini investigasi masih berlangsung," sebutnya.

Saksi Sebut Tak Ada Api

Seorang tukang bangunan bernama Ali mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, dia sedang bekerja di salah satu rumah yang berada di samping rumah yang paling hancur. Lalu, tiba tiba Ali mendengar suara ledakan yang sangat keras.

"Saya lagi pasang keramik. Tiba-tiba dengan suara, suaranya dahsyat, getarannya kencang lah," kata Ali.

Sontak Ali dan teman-temannya berlari keluar gedung. Ali mengaku kaget melihat salah satu rumah yang diduga sumber ledakan itu sudah hancur. Dia mengaku tidak mengetahui penyebab ledakan itu. Pada saat itu juga tidak ada kobaran api, hanya bangunan yang runtuh akibat ledakan.

"Asbes pada hancur semua. Nggak ada. Yang gosong nggak ada atau api, pas runtuh langsung ambruk. Hampir ada 70% lah (kerusakan)," ujarnya.

6 Korban Berjatuhan

Polisi menyebut ada enam orang yang diduga berada di dalam rumah mewah bernomor 3B yang menjadi lokasi ledakan di Grand Polonia, Medan. Dua di antaranya telah dievakuasi.

"Saat ini, data yang kami dapatkan ada 6 orang yang tinggal di dalam. Dari 6 orang itu, seorang bapak berhasil dievakuasi, seorang anak balita sampai saat ini masih dirawat di salah satu rumah sakit," kata Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, Senin (20/7/2026).

Sementara empat orang lainnya yang diduga masih berada di dalam rumah. Sejauh ini, pihak kepolisian bersama sejumlah pihak lainnya masih berupaya mengevakuasi para korban.

"Kemudian yang empatnya lagi, kita berdoa bersama semoga evakuasi yang kita lakukan kita laksanakan ini membuahkan hasil," jelasnya.

"Data yang kami dapat, dari yang selamat merupakan orang tua seorang bapak dari pemilik rumah, masih ada di dalam istri pemilik rumah. Lalu, ada dua atau 3 ART lainnya. Informasinya ada 3 ART, tapi kita ingin memastikan, tapi informasinya demikian," sambung Calvijn.

Sejauh ini, kata Calvijn, pihaknya belum ada menerima informasi korban lain selain yang berada di dalam rumah bernomor 3B itu.

"Sampai saat ini, tidak ditemukan korban lain selain korban yang ditemukan di rumah nomor 3B. Sampai saat ini kami masih datakan masih demikian," ujarnya.

Baca selengkapnya di detikSumut



(nor/nor)











Hide Ads
LIVE