detikBali

Tragis, Sopir Bus Tewas di Atas Kapal Pelabuhan Gilimanuk

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Tragis, Sopir Bus Tewas di Atas Kapal Pelabuhan Gilimanuk


I Putu Adi Budiastrawan - detikBali

Seorang sopir bus meninggal dunia di atas KMP Bintang Balikpapan di Pelabuhan Gilimanuk, Selasa (14/7/2026).
Foto: Seorang sopir bus meninggal dunia di atas KMP Bintang Balikpapan di Pelabuhan Gilimanuk, Selasa (14/7/2026). (Dok. Polres Jembrana)
Jembrana -

Seorang sopir bus asal Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia di atas Kapal Motor Penumpang (KMP) Bintang Balikpapan. Peristiwa tersebut terjadi saat kapal hendak bersandar di Dermaga MB 3 Pelabuhan Gilimanuk, Bali, pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 07.30 Wita.

Korban diketahui merupakan pengemudi Bus Putra Pandawa Karya dengan nomor polisi K 7576 OC. Polisi bersama petugas medis langsung mengevakuasi korban setelah menerima laporan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sesuai keterangan nakhoda KMP Bintang Balikpapan, peristiwa tersebut terjadi saat kapal berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk," ungkap Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiasa, saat dikonfirmasi detikBali, Selasa.

Saat kapal dalam proses persiapan sandar, sopir cadangan bus mencoba membangunkan korban agar bersiap untuk turun dari kapal. Namun, korban sama sekali tidak memberikan respons. Kejadian ini pun langsung dilaporkan kepada awak kapal. Mendapat laporan darurat, nakhoda segera menghubungi layanan pertolongan medis.

ADVERTISEMENT

"Pada pukul 07.47 Wita, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk bersama petugas medis Karantina Kesehatan langsung melakukan evakuasi korban menuju Puskesmas II Melaya (Puskesmas Gilimanuk) guna mendapatkan penanganan medis," kata Murdiasa.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter jaga di Puskesmas II Melaya, korban dinyatakan telah meninggal dunia sebelum tiba di puskesmas (dead on arrival/DOA). Dari pemeriksaan awal, petugas tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik.

"Untuk memastikan penyebab pasti kematian, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut melalui proses autopsi, apabila disetujui oleh pihak keluarga," papar Murdiasa.

Saat ini, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan operator bus untuk menghubungi keluarga korban di Jepara. Jenazah korban sementara waktu masih dititipkan di Puskesmas II Melaya sembari menunggu kedatangan pihak keluarga.



(hsa/nor)










Hide Ads