detikBali

AS Kembali Serang Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

AS Kembali Serang Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota


Yogi Ernes - detikBali

This frame grab taken from AFPTV video footage on July 12, 2026 shows a cargo ship anchoring near the Strait of Hormuz off the eastern coast of the United Arab Emirates at Khor Fakkan. Tehran announced it was closing the Strait of Hormuz on July 12 and launched missiles and drones at its Gulf neighbours, in retaliation for new US strikes following an attack by Iranian forces on a merchant vessel that was abandoned in flames by its crew. (Photo by AFPTV / AFP) / Attention editors: AFP covers the war in the Middle East through its extensive regional network, including bureaus in Tehran, Jerusalem and several neighboring countries.Since the start of the conflict, journalists have been working under increasingly restrictive conditions. Authorities in several countries have limited reporters movements, photo and live video coverage from sensitive locations. Some governments and armed groups have banned images of missile or drone strikes and other security-related sites. /
AS kembali serang Iran. (Foto: AFP/-)
Denpasar -

Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan ke wilayah Iran. Rentetan ledakan dilaporkan terdengar di sejumlah kota di negara tersebut.

"Pada pukul 16.45 waktu setempat hari ini, Komando Pusat AS mulai melancarkan serangan malam ketiga berturut-turut terhadap Iran, atas arahan Panglima Tertinggi," bunyi keterangan Komando Pusat AS (US Central Command) dilansir detikNews, Selasa (14/7/2026).

Pihak AS mengatakan gelombang serangan terbaru itu menyasar pasukan militer Iran. Seorang pejabat AS mengatakan kepada CNN bahwa target serangan meliputi aset militer Iran, termasuk sistem pengawasan pesisir serta kemampuan drone dan rudal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Serangan-serangan ini akan terus memberikan dampak berat bagi pasukan Iran serta melemahkan kemampuan mereka untuk menyerang warga sipil tak berdosa dan kapal komersial di Selat Hormuz," tulis US Central Command.

ADVERTISEMENT

Usai serangan terbaru AS tersebut, rentetan ledakan dilaporkan terjadi di sejumlah kota di Iran. Kantor berita pemerintah Iran, IRNA, melaporkan tiga ledakan terdengar di kota pelabuhan Bandar Abbas, Iran selatan.

Pemerintah Provinsi Hormozgan menyatakan sebuah proyektil menghantam wilayah barat Bandar Abbas. Namun, hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa, menurut kantor berita semi-resmi Fars News Agency.

Menurut Fars, ledakan juga terdengar di Pulau Kish, Qeshm, dan Abu Musa. Selain itu, ledakan dilaporkan terjadi di Jam dan Kangan, Provinsi Bushehr.



(dpw/dpw)










Hide Ads