Ada beberapa berita terpopuler selama sepekan terakhir di Bali. Seorang warga negara (WN) Kanada, JAK (46), diduga bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri menggunakan senjata api di vila tempat tinggalnya di Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali.
Kemudian, viral video wisatawan lokal mengaku diusir di Pantai Blue Lagoon, Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem. Turis lokal itu diusir pemilik warung di Pantai Blue Lagoon lantaran akan ada wisatawan mancanegara (wisman) yang datang berkunjung dan ditakutkan tidak kebagian tempat.
Kematian pemilik warung lawar yang diduga dibunuh, I Nyoman Cita (50) alias Man Colik, meninggalkan duka mendalam bagi putra sulungnya, I Gede Rangga Winata (17). Dia pun mengenang pesan-pesan terakhir sang ayah.
Di Jembrana, polisi menangkap pengelola kafe berinisial HW (25). Dia diciduk lantaran nekat mempekerjakan anak di bawah umur sebagai pelayan sekaligus pemandu lagu atau lady companion (LC).
Berikut rangkuman berita terpopuler selama sepekan terakhir dalam rubrik Bali Sepekan di detikBali.
Pria Kanada Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi
Pria Kanada berinisial JAK ditemukan tewas mengenaskan di vila tempat tinggalnya. Ditemukan luka diduga akibat tembakan senjata api (senpi).
"Diduga karena bunuh diri dengan cara menembak diri sendiri menggunakan senjata api," ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy dalam keterangannya pada Jumat (10/7/2026).
Peristiwa itu terjadi pada Senin (6/7/2026). Kasus tersebut terungkap setelah teman korban, seorang WN Inggris bernama Benjamin, tidak dapat menghubungi JAK sejak pagi. Padahal, Benjamin telah berjanji mengantarkan sepeda motor ke vila korban.
Setelah mendapat informasi bahwa vila korban dalam keadaan terkunci, Benjamin mendatangi lokasi sekitar pukul 14.00 Wita. Karena pintu masih terkunci, dia sempat mencoba membuka pintu teralis menggunakan kunci yang dibawanya, tetapi gagal.
Benjamin kemudian memutuskan mendobrak pintu. Saat masuk ke dalam vila, dia mendapati korban terbaring di sofa dalam kondisi mengalami luka. Melihat kondisi tersebut, Benjamin meminta stafnya melaporkan kejadian itu kepada polisi.
Dalam keterangannya, Benjamin mengaku korban sempat melakukan upaya bunuh diri sebanyak tiga kali. Korban juga diduga mengidap penyakit paranoid.
"Saksi Benjamin juga menerangkan bahwa korban JAK semasa hidupnya ketika masih tinggal di Jakarta, sempat melakukan upaya bunuh diri sebanyak tiga kali," imbuh Ariasandy.
Simak Video "Video: Viral Turis Lokal Diusir di Pantai Blue Lagoon karena Akan Kedatangan Wisman"
(hsa/hsa)