detikBali

3 Buruh Proyek Terjebak Air Pasang Semalaman di Tebing Uluwatu

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

3 Buruh Proyek Terjebak Air Pasang Semalaman di Tebing Uluwatu


Fabiola Dianira - detikBali

Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Denpasar mengevakuasi buruh proyek yang terjebak di tebing Uluwatu, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Bali, Minggu (28/6/2026). (Foto: Dok. SAR Denpasar)
Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Denpasar mengevakuasi buruh proyek yang terjebak di tebing Uluwatu, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Bali, Minggu (28/6/2026). (Foto: Dok. SAR Denpasar)
Badung -

Tiga buruh proyek terjebak air pasang di bawah tebing kawasan Pura Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali. Mereka bahkan harus bermalam di atas karang sebelum akhirnya dievakuasi pagi tadi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengungkapkan tiga buruh proyek itu awalnya berjalan menyusuri Pantai Nyang-Nyang sekitar pukul 17.00 Wita pada Sabtu (27/6). Setibanya di lokasi, air laut tiba-tiba pasang sehingga mereka terjebak dan berlindung di atas karang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Laporan kami terima sekitar pukul 20.40 Wita dan langsung kami terjunkan tim rescue menuju lokasi kejadian," ujar Sidakarya melalui keterangan tertulis yang diterima detikBali, Minggu (28/6/2026).

Ketiga buruh proyek tersebut yakni Rendi (20), Mansur (47), dan Tarmuji (50). Menurut Sidakarya, Mansur berupaya menyelamatkan diri dengan berenang hingga berhasil mencapai daratan. Ia lalu melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang lantaran dua rekannya masih terjebak di lokasi.

ADVERTISEMENT

Tim SAR kemudian tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait serta meninjau lokasi tebing. Namun, upaya penyelamatan pada malam itu terkendala ketinggian tebing yang mencapai sekitar 100 meter serta jarak pandang yang terbatas.

"Kami terkendala jarak pandang. Namun korban masih berada pada posisi aman dan masih dapat berkomunikasi, maka evakuasi kami laksanakan pagi ini," imbuh Sidakarya.

Evakuasi akhirnya dilanjutkan pada pukul 06.00 Wita pagi tadi. Tim SAR menurunkan seorang personel menggunakan teknik lowering untuk menjangkau korban yang berada di bawah tebing.

Sekitar pukul 07.24 Wita, Tarmuji berhasil dievakuasi dan diangkat dari tebing. Selanjutnya, tim SAR juga mengevakuasi korban kedua, Rendi, sekitar pukul 07.48 Wita.

"Seluruh korban sudah berhasil dievakuasi dengan selamat, kondisi keduanya masih stabil. Selanjutnya langsung dibawa menuju Balai Desa Pecatu," imbuhnya.



(iws/iws)











Hide Ads