Dinasti kekuasaan di Brunei Darussalam kembali ditegaskan. Sultan Hassanal Bolkiah merombak kabinet besar-besaran dan menempatkan dua putranya di posisi strategis, termasuk kursi Menteri Luar Negeri (Menlu), dalam langkah yang dinilai sebagai penguatan jalur suksesi kepemimpinan.
Sultan Bolkiah, seperti dilansir dari detikNews, Sabtu (6/6/2026), mengumumkan perombakan kabinet besar-besaran pada Kamis (4/6) waktu setempat. Perombakan itu melahirkan sejumlah portofolio baru sekaligus memasukkan dua putra Sultan ke dalam jajaran menteri.
Ini menjadi perombakan kabinet pertama sejak 2022. Langkah tersebut juga terjadi di tengah tekanan krisis energi global yang dipicu perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam siaran televisi, Sultan Bolkiah menegaskan dirinya tetap memegang kendali utama pemerintahan sebagai Perdana Menteri (PM), Menteri Pertahanan, sekaligus Menteri Keuangan Brunei.
Putra keduanya, Pangeran Abdul Malik, ditunjuk sebagai Menteri pada Kantor Perdana Menteri Brunei, yang menjadi jabatan kabinet pertamanya.
Sementara itu, putra keempatnya, Pangeran Abdul Mateen yang populer di media sosial, resmi ditunjuk sebagai Menlu Brunei. Posisi itu sebelumnya berada langsung di bawah kendali Sultan Bolkiah.
Putra sulung Sultan Bolkiah, Putra Mahkota Al-Muhtadee Billah, tetap mempertahankan posisinya sebagai Menteri Senior pada Kantor Perdana Menteri.
Dalam penunjukan tersebut, Sultan Bolkiah menyebut keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan "kecenderungan dan pengalaman awal mereka dalam sistem administrasi pemerintahan".
Di antara tiga putra yang kini berada di pemerintahan, Pangeran Abdul Mateen menjadi figur paling mencuri perhatian. Selain posisinya dalam garis suksesi, ia juga dikenal luas di media sosial dengan lebih dari tiga juta pengikut Instagram, yang memberi citra modern bagi keluarga kesultanan.
Abdul Mateen merupakan perwira Angkatan Bersenjata Brunei yang menempuh pelatihan di Inggris dan berprofesi sebagai pilot helikopter. Ia juga gemar bermain polo dan kerap mendampingi Sultan dalam kunjungan luar negeri, termasuk forum diplomatik tingkat tinggi.
Ia menikah pada Januari 2024 dalam pernikahan megah di Bandar Seri Begawan, ibu kota Brunei.
Dalam pengumuman itu, Sultan Bolkiah menegaskan Abdul Mateen tetap akan melanjutkan karier militernya meski kini mengemban tugas sebagai Menlu.
(dpw/dpw)










































