detikBali
Internasional

Militer AS Klaim Tembak 4 Drone di Selat Hormuz-Serang Situs Radar Iran

Terpopuler Koleksi Pilihan
Internasional

Militer AS Klaim Tembak 4 Drone di Selat Hormuz-Serang Situs Radar Iran


Novi Christiastuti - detikBali

Aircraft attached to Carrier Air Wing (CVW) 9 sit on the flight deck of the U.S. Navy Nimitz-class aircraft carrier USS Abraham Lincoln in support of the Operation Epic Fury attack on Iran, February 28, 2026.  U.S. Navy/Handout via REUTERS THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY
Ilustrasi - Jet tempur AS lepas landas dari kapal induk AS untuk melancarkan serangan terhadap Iran. (Foto: via REUTERS/US Navy)
Denpasar -

Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat dan mengancam kerapuhan gencatan senjata. Terbaru, militer Amerika Serikat (AS) mengeklaim telah menyerang instalasi radar di pantai selatan Iran pada Jumat (5/6) waktu setempat.

Komando Pusat AS atau CENTCOM yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah mengumumkan pasukannya terlebih dahulu menembak jatuh empat drone serang satu arah yang diluncurkan Iran menuju ke jalur perairan strategis Selat Hormuz. Setelah itu, pasukan AS menyerang situs radar pengintaian pantai milik Iran di kota Goruk, Pulau Qeshm.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Drone-drone serang itu menimbulkan ancaman langsung terhadap lalu lintas maritim regional," kata CENTCOM dalam pernyataannya, dikutip dari detikNews, Sabtu (6/6/2026).

Sejauh ini, belum ada pernyataan tanggapan resmi dari otoritas Iran atau Garda Revolusi Iran mengenai klaim CENTCOM tersebut. Stasiun penyiaran negara Iran, IRIB, melaporkan sejumlah ledakan terdengar di area Sirik, Iran bagian selatan, pada Sabtu (6/6).

ADVERTISEMENT

"Tidak ada sumber resmi yang mengomentari asal suara atau detailnya," sebut IRIB dalam laporan via Telegram.

Diketahui, perang antara AS dan Israel melawan Iran sebagian besar terhenti sejak gencatan senjata diberlakukan pada 8 April lalu. Gencatan senjata kemudian diperpanjang tanpa batas waktu oleh Presiden AS Donald Trump.

Upaya perdamaian yang dimediasi Pakistan terus berlanjut. Namun, sejauh ini mediasi belum membuahkan hasil konkret untuk mengakhiri konflik secara permanen. Beberapa waktu terakhir, AS dan Iran bahkan saling melancarkan serangan dan saling menuduh adanya pelanggaran gencatan senjata.

Artikel ini telah tayang di detikNews. Baca selengkapnya di sini!



(iws/iws)











Hide Ads