detikBali

Giliran Iran Serang Pangkalan Udara AS

Terpopuler Koleksi Pilihan

Giliran Iran Serang Pangkalan Udara AS


Rita Uli Hutapea - detikBali

Iranian IRGC cadets attend the funeral of Razi Mousavi, a senior commander in the IRGC’s Quds Force who was killed on December 25 in an Israeli strike in Syria, in Tehran, on December 28, 2023. (AFP)
Ilustrasi garda revolusi Iran. (Foto: dok. AFP)
Denpasar -

Konflik Iran dan Amerika Serikat kembali memanas. Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menyerang pangkalan udara Amerika Serikat pada Kamis (28/5), beberapa jam setelah wilayah dekat Bandara Bandar Abbas dihantam serangan udara AS.

"Menyusul agresi pagi ini oleh militer AS yang menyerang terhadap lokasi di pinggiran Bandara Bandar Abbas menggunakan proyektil udara, pangkalan udara Amerika yang menjadi sumber serangan tersebut telah menjadi sasaran pada pukul 04:50 pagi (0120 GMT)," kata Garda Revolusi Iran, menurut IRIB, seperti dilansir detikNews, Kamis (28/5/2026).

IRGC tidak mengungkap lokasi pangkalan udara AS yang diserang. Namun, situasi kawasan langsung memanas setelah Kuwait mengaku menghadapi serangan rudal dan drone pada Kamis pagi waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Militer Kuwait menyebut sistem pertahanan udaranya dikerahkan untuk menghadapi serangan tersebut usai Amerika Serikat melancarkan serangan baru terhadap Iran.

ADVERTISEMENT

"Pertahanan udara Kuwait saat ini sedang menghadapi serangan rudal dan drone musuh," tulis militer Kuwait di media sosial X.

Iran Lepaskan Tembakan di Selat Hormuz

Ketegangan juga terjadi di Selat Hormuz. Otoritas Teheran mengklaim melepaskan tembakan peringatan ke sejumlah kapal yang disebut melintas tanpa koordinasi.

"Empat kapal mencoba melewati Selat Hormuz dan memasuki Teluk Persia tanpa berkoordinasi dengan pasukan keamanan yang bertanggung jawab atas selat tersebut," demikian dilaporkan sejumlah media yang berafiliasi dengan pemerintah Iran dilansir CNN Internasional, Kamis (28/5/2026).

"Mereka telah diperingatkan, dan setelah mengabaikan peringatan tersebut, tembakan peringatan dilepaskan ke arah mereka, memaksa mereka untuk berbalik arah," lanjut laporan tersebut.

Sementara itu, Kantor Berita Tasnim yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melaporkan Angkatan Laut IRGC telah menembakkan tembakan peringatan ke arah "kapal tanker minyak Amerika" hingga memaksa kapal tersebut berbalik arah.




(dpw/dpw)










Hide Ads