Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung berjanji bakal segera memperbaiki jalur penghubung Desa Getakan menuju Desa Bakas, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung. Ruas jalan penghubung dua desa tersebut ambles setelah diguyur hujan lebat.
Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Klungkung, I Made Jati Laksana, mengaku tengah melakukan kalkulasi terkait kerusakan infrastruktur tersebut. Langkah ini diambil agar proses pemulihan jalan tersebut dapat segera terealisasi.
"Kami sudah menerjunkan tim ke lapangan untuk mengecek kondisi struktur tanah dan mengukur volume kerusakan. Saat ini kami sedang menghitung perkiraan anggaran yang dibutuhkan agar penanganan bisa tepat sasaran," ujar Jati Laksana saat dikonfirmasi, Rabu (27/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terkait jebolnya bahu jalan di ruas Getakan-Bakas ini akan diusahakan tahun ini melalui anggaran rutin," imbuhnya.
Jalur penghubung Desa Getakan menuju Desa Bakas ambles setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut pada Selasa (26/5). Kondisi ini memicu kekhawatiran warga, termasuk para siswa yang setiap hari melintasi ruas jalan tersebut.
"Banyak siswa dari Bakas dan dari desa lainnya yang lewat sini setiap hari untuk sekolah ke Semarapura. Jadi kalau kondisi jalan seperti begini, bisa bahaya," ujar salah seorang siswa asal Bakas, Kadek Sugiarta, Selasa.
Pantauan di lokasi menunjukkan longsor telah memakan separuh badan jalan dengan cakar beton pembatas jalan tampak menggantung. Polsek Banjarangkan juga memasang garis polisi serta rambu peringatan agar warga berhati-hati saat melintas di sana.
(iws/iws)










































