detikBali

Ketua MPR Klaim 73 Persen Warga RI Siap Berperang Bela Negara

Terpopuler Koleksi Pilihan

Ketua MPR Klaim 73 Persen Warga RI Siap Berperang Bela Negara


Made Wijaya Kusuma - detikBali

Ketua MPR Ahmad Muzani saat memberikan kuliah umum di Institut Mpu Kuturan, Singaraja, Bali, Jumat (15/5/2026). (Foto: Made Wijaya Kusuma/detikBali)
Ketua MPR Ahmad Muzani saat memberikan kuliah umum di Institut Mpu Kuturan, Singaraja, Bali, Jumat (15/5/2026). (Foto: Made Wijaya Kusuma/detikBali)
Buleleng -

Ketua MPR Ahmad Muzani membeberkan hasil survei nasional yang menunjukkan tingginya rasa bangga masyarakat Indonesia terhadap negara. Muzani mengeklaim mayoritas warga menyatakan siap berperang membela negara jika dibutuhkan.

Hal itu disampaikan Muzani saat memberikan kuliah umum di Institut Mpu Kuturan (IMK), Singaraja, Bali, Jumat (15/5/2026). Muzani menyebut survei yang dilakukan pada pertengahan Maret lalu tersebut juga mengungkap 98 persen responden mengaku bangga terhadap keindonesiaannya.

"Dari 98 persen itu, begitu ditanya 'apakah saudara siap membela negara termasuk berperang jika negara memerlukan saudara untuk ikut membela negara?' 73 persen siap berperang membela negara," kata Muzani di hadapan para mahasiswa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muzani lantas memaparkan tingginya tingkat pemahaman masyarakat terhadap ideologi negara. Ia menyebut mayoritas responden mengaku mengetahui dan hafal lima sila dalam Pancasila.

"Ditanya lagi 'apakah saudara tahu Pancasila?' 92 persen tahu Pancasila. Ditanya lagi 'apakah saudara hafal Pancasila?' 68 persen hafal Pancasilanya lima-limanya. Bukan satu, dua, tapi dari satu sampai limanya hafal," imbuh Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra itu.

ADVERTISEMENT

Muzani menilai hasil survei tersebut menunjukkan fondasi kebangsaan Indonesia masih kuat. Menurutnya, pemahaman masyarakat tentang kehidupan bernegara sudah berada di jalur yang benar.

"Ini menunjukkan bahwa pijakan bernegara kita sudah baik. Ini menunjukkan bahwa pengetahuan kita dalam bernegara sudah diterima secara umum dengan baik. Dan ini menunjukkan bahwa bernegara kita itu sudah benar," kata Muzani.

Dalam kesempatan itu, Muzani juga berpesan kepada mahasiswa agar terus meningkatkan wawasan dan tidak hanya terpaku pada materi kuliah di kampus. Ia meminta mahasiswa rajin membaca berbagai pengetahuan, mulai dari kesehatan, bisnis, hingga gaya hidup untuk memperluas cara pandang.

"Baca terus semua bacaan-bacaan yang bisa mendukung pengetahuan dari kampus, dari sekolah, termasuk bacaan-bacaan yang tidak ada kaitannya sekalipun dengan mata kuliah," imbuhnya.




(iws/iws)











Hide Ads