Warga Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung, Bali, mendadak geger. Musababnya, jasad tanpa identitas ditemukan membusuk di sebuah lahan kosong pada Selasa sore (12/5/2026).
Kondisi jasad saat ditemukan sudah mulai membusuk dan mengeluarkan aroma tidak sedap yang menyengat dan diperkirakan sudah meninggal sejak dua pekan lalu. Informasi yang dihimpun, penemuan ini bermula dari kecurigaan pemilik lahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bau busuk sebenarnya sudah tercium sejak tiga hari terakhir, tetapi awalnya dikira berasal dari bangkai binatang.
"Baru tadi sekitar jam 15.30 Wita dicari sama yang punya lahan karena penasaran baunya sangat menyengat. Kalau baunya sudah tiga hari tercium, tetapi dikira bau bangkai anjing," ujar sumber di lapangan.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban. Belum diketahui secara pasti jenis kelamin maupun penyebab kematian jasad tersebut.
Petugas sudah memasang garis polisi (police line) untuk mensterilkan area penemuan. Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, jasad tersebut langsung dievakuasi oleh petugas menggunakan ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) Badung ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah Denpasar.
Perbekel Darmasaba, Ida Bagus Surya Prabawa, mengatakan pemdes belum menerima laporan kehilangan warga, khususnya di Banjar Cabe.
"Berdasarkan keterangan KBD (Kelian Banjar Dinas) di Cabe, sejauh ini belum ada laporan kehilangan warga di sana," kata Surya Prabawa saat dikonfirmasi.
Pemdes Darmasaba menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada kepolisian untuk mengungkap identitas serta penyebab pasti kematian korban. Proses penyelidikan masih berlangsung.
Belum ada keterangan awal dari polisi terkait penemuan jasad misterius ini. Kapolsek Abiansemal Kompol I Nyoman Karang Adiputra belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi.