detikBali

KA Tabrak Avanza Muat 9 Orang di Grobogan, 4 Tewas

Terpopuler Koleksi Pilihan

KA Tabrak Avanza Muat 9 Orang di Grobogan, 4 Tewas


Ardian Dwi Kurnia - detikBali

Mobil Avanza jatuh ke sawah usai tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di perlintasan KA swadaya, jalan umum Tuko-Sidorejo, Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jumat (1/5/2026).
Foto: Mobil Avanza yang tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di perlintasan KA swadaya, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Grobogan, Jumat (1/5/2026). (Dok. Sat Lantas Polres Grobogan)
Bali -

Empat orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka dalam kecelakaan maut kereta api (KA) di Grobogan Jawa Tengah. Dalam peristiwa itu, KA Argo Bromo Anggrek menabrak mobil Toyota Avanza di perlintasan KA swadaya, jalan umum Tuko-Sidorejo, Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Grobogan, Jumat (1/5/2026) dini hari.

Kasatlantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Grobogan, Iptu Eko Ari Kisworo, mengungkapkan peristiwa nahas itu terjadi pukul 02.52 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Toyota Avanza bernomor polisi H-1060-ZP, berpenumpang 9 orang, berjalan dari arah selatan atau Sidorejo menuju ke arah utara atau Purwodadi dengan kecepatan sedang," kata Eko saat dimintai konfirmasi detikJateng, Jumat (1/5/2026).

Eko menyebut saat tiba di perlintasan swadaya itu, mesin mobil mati. Pada saat yang bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek akan melintas dari arah barat menuju timur.

ADVERTISEMENT

"Sesampainya di TKP, Toyota Avanza berhenti atau mesin mati di jalur rel sebelah selatan. Pada saat bersamaan dari arah barat menuju ke timur di jalur rel sebelah selatan berjalan Kereta Api Argo Bromo Anggrek," terang Eko.

Eko menjelaskan kecelakaan tak terhindarkan sebab jarak KA yang sudah terlalu dekat. Mobil tersebut kemudian terpental sejauh sekitar 20 meter dan masuk ke area persawahan.

"Karena jarak sudah dekat, Kereta Api Argo Bromo Anggrek menabrak bodi depan kiri dari Toyota Avanza hingga mobil terpental sejauh kurang lebih 20 meter dan menabrak tiang Indihome. Kemudian mobil terjatuh ke selatan masuk ke sawah," ungkap Eko.

Menurut Eko, kecelakaan ini terjadi karena ada unsur kurangnya kehati-hatian pengemudi mobil saat melewati perlintasan kereta api.

"Kurang hati-hatinya Toyota Avanza karena pada perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pengemudi kendaraan wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan atau ada isyarat lain," ujar Eko.

Artikel ini sudah tayang di detikJateng, baca selengkapnya di sini!




(hsa/hsa)










Hide Ads