Hujan deras melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Karangasem sejak Senin (27/4) sore hingga Selasa (28/4/2026) pagi. BPBD Karangasem mencatat sejumlah kejadian bencana seperti pohon tumbang hingga tembok sekolah jebol.
Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa mengaku telah menerima beberapa laporan dari masyarakat terkait dampak hujan deras tersebut. Beberapa kejadian pohon tumbang telah berhasil ditangani oleh tim reaksi cepat (TRC) BPBD di beberapa wilayah.
"Sebagian besar bencana yang kami terima adalah pohon tumbang, ada yang menimpa akses jalan hingga ternak warga," kata Arimbawa, Selasa (28/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arimbawa mengungkapkan salah satu kejadian pohon tumbang menimpa ternak warga di Desa Pasedahan, Kecamatan Manggis, Bali. Akibatnya, satu ekor babi milik warga mati karena terjepit batang pohon. Sedangkan, beberapa ekor babi lainnya berhasil selamat sehingga kerugiannya tidak terlalu besar.
"Kebetulan yang menimpa kandang babi tersebut ada tiga batang pohon berbeda yang tumbang secara bersamaan," ujar Arimbawa.
Kemudian, hujan deras juga menyebabkan tembok penyengker di SDN 3 Tribuana, Karangasem, jebol. Tembok tersebut memiliki panjang sekitar 15 meter dan tinggi 2 meter. Total kerugian diperkirakan sekitar Rp 10 juta.
Petugas BPBD Karangsem terus bersiaga untuk menangani adanya laporan susulan dari masyarakat terkait dampak dari hujan deras. Beberapa personel BPBD juga masih berada di lapangan untuk melakukan assessment.
Arimbawa menghimbau masyarakat untuk selalu waspada. Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, dia berujar, wilayah Karangasem masih berpotensi dilanda hujan sedang hingga lebat dalam tiga hari ke depan.