detikBali

Kebakaran Hebat Ruko Furniture Jalan Gunung Soputan, Warga Panik

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kebakaran Hebat Ruko Furniture Jalan Gunung Soputan, Warga Panik


Ahmad Firizqi Irwan - detikBali

Ruko penjual sofa di Jalan Gunung Soputan, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, ludes terbakar, Senin (27/4/2026).
Ruko penjual sofa di Jalan Gunung Soputan, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, ludes terbakar, Senin (27/4/2026). (Foto: Firizqi Irwan/detikBali)
Denpasar -

Kepanikan pecah di Jalan Gunung Soputan, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, saat sebuah ruko Anto Natural Tailor yang menjual furniture sofa tiba-tiba dilalap si jago merah, tadi sore. Seorang pegawai salon di sebelah lokasi bahkan berlari keluar tanpa alas kaki.

Kepala Dinas (Kadis) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Denpasar, I Made Tirana, membenarkan kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.40 Wita.

"Setelah kami menerima laporan, ada tujuh unit armada yang kita terjunkan ke lokasi dari semua pos," ujarnya dikonfirmasi detikBali, Senin (27/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, setelah menerima laporan kebakaran, tim Damkarmat Kota Denpasar langsung terjun ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung relatif cepat.

ADVERTISEMENT

"Kurang lebih penanganan setengah jam, lanjut pendinginan. Untuk kesulitan tidak ada, cuman akses jalan aja karena macet," terangnya.

Sementara itu, Sutriani (53), pegawai Salon Mila 2 yang berada di sebelah ruko Anto Natural Tailor, mengaku syok saat melihat api sudah membesar di samping tempat kerjanya.

"Iya syok, tadi masih ngelayani pelanggan lagi nyalon. Dikasih tahu, ada kayak bayangan api di sebelah. Pas dilihat benar semua langsung keluar," jelasnya ditemui detikBali di lokasi.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Saat kejadian yang berlangsung di tengah rintik hujan, ia hanya melihat api dan mendengar suara klakson kendaraan yang melintas.

"Saya tidak tahu, tiba-tiba ada api karena saya lagi kerja di salon. Disebelah kan ada natural tuh, bantal-bantal. Kok tiba-tiba ada api, terus ada ngebel-ngebel keras," ungkapnya.

Sutriani bersama tiga rekan kerjanya, termasuk pemilik salon dan satu pelanggan, langsung bergegas keluar untuk menyelamatkan diri.

Ia bahkan mengaku keluar tanpa sempat mengenakan alas kaki.

"Kami nggak pakai sandal langsung aja keluar. Ada motor kami jauhin. Sudah kejatuhan api lagi, nginjak api juga, kayaknya udah melepuh kaki saya," ucapnya.

Ia juga menyebutkan, saat kejadian ruko yang terbakar di sebelah Jalan Ulun Suwi dalam kondisi tertutup dan kosong.

Salah satu warga yang mendampingi Sutriani menyebut pemilik ruko sedang melayat. "Toko itu kosong, karena yang punya lagi takjiah. Jadi dibilang kosong, nggak ada orang," imbuhnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads
LIVE