Kebiasaan membakar sampah masih menjadi kebiasaan yang cukup umum kita temukan saat ini. Alasannya tentu karena lebih praktis, cepat, dan dianggap menjadi solusi paling mudah dalam mengurangi tumpukan sampah. Namun, dibalik itu, tanpa disadari ada ancaman besar yang akan mengancam.
Pembakaran sampah di area terbuka ini masih menjadi praktik umum yang secara tidak langsung karena rendahnya kesadaran lingkungan serta minimnya edukasi akan dampak jangka panjang yang akan dihasilkan.
Asap yang dihasilkan dari open burning ini mengandung senyawa berbahaya seperti furan dan dioksin bersifat karsinogenik yang dapat berdampak pada gangguan sistem pernafasan, sistem saraf hingga perkembangan anak-anak. Selain itu, praktik ini juga melepaskan karbon hitam yang membuat pemanasan global lebih cepat hingga memperparah perubahan iklim.
Simak Video "Video: 'Revolusi Pengelolaan Sampah' ala Walkot Solo Respati Ardi"
(dpw/dpw)