detikBali

Kurangi Risiko Laka, Guardrail Dipasang di Tiga Titik Jalur Kaliasem-Tigawasa

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kurangi Risiko Laka, Guardrail Dipasang di Tiga Titik Jalur Kaliasem-Tigawasa


Made Wijaya Kusuma - detikBali

Polisi melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan tunggal di jalan Desa Kaliasem menuju Desa Tigawasa, Banjar Dinas Punggang, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, Senin (16/12/2024). (Foto: Dok. Polsek Banjar)
Foto: Jalan Desa Kaliasem menuju Desa Tigawasa, Banjar Dinas Punggang, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, Senin (16/12/2024). (Foto: Dok. Polsek Banjar)
Buleleng -

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buleleng memasang guardrail atau pagar pengaman jalan di jalur rawan kecelakaan Kaliasem-Tigawasa. Pemasangan dilakukan sepanjang 212 meter dengan dukungan anggaran dari Kementerian Perhubungan.

Kepala Dishub Buleleng, Gede Gunawan Adnyana Putra, mengatakan proyek tersebut merupakan Bantuan Teknis (Bantek) dari pemerintah pusat melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemasangan sudah dilaksanakan di tiga lokasi jalur Kaliasem-Tigawasa sepanjang 212 meter. Itu dari Bantek Kementerian Perhubungan sekitar Rp 658 juta lebih," kata Gunawan, Kamis (23/4/2026)

Menurutnya, pemasangan guardrail ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Khususnya di jalur yang memiliki tingkat risiko kecelakaan cukup tinggi.

ADVERTISEMENT

"Dengan adanya guardrail ini, mudah-mudahan bisa menyelamatkan jika terjadi kecelakaan lalu lintas, terutama yang disebabkan kendaraan out of control di jalur tersebut," ujarnya.

Gunawan menyebut jalur Kaliasem-Tigawasa diprioritaskan karena masuk kategori rawan kecelakaan. Penentuan lokasi dilakukan berdasarkan koordinasi dengan Satlantas serta data kejadian kecelakaan.

"Dari hasil koordinasi, jalur ini paling banyak terjadi kecelakaan out of control, sehingga menjadi prioritas penanganan," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan total kebutuhan pemasangan guardrail di kawasan tersebut mencapai lebih dari 600 meter. Namun, yang terealisasi saat ini baru 212 meter.

"Sisanya akan kami usulkan kembali pada 2027. Kami sudah dapat green light dari Kementerian Perhubungan, tinggal pengusulan ulang," katanya.

Selain Kaliasem-Tigawasa, Dishub Buleleng juga menargetkan pemasangan guardrail di titik rawan lainnya seperti wilayah Munduk dan Pedawa.

"Beberapa daerah lain yang cukup rawan seperti di Munduk dan Pedawa juga akan kita usulkan untuk mendapat bantuan serupa," imbuhnya.

Gunawan menambahkan, keterbatasan anggaran daerah menjadi alasan pihaknya mengajukan bantuan ke pemerintah pusat.

"Secara keselamatan lalu lintas memang sangat diperlukan, tapi karena keterbatasan anggaran daerah, kami mohonkan ke pusat. Syukur, pemerintah pusat mengapresiasi," pungkasnya.



(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads