Kemala Run 2026 bukan sekadar ajang olahraga. Event lari yang digelar Polri melalui Yayasan Kemala Bhayangkari ini juga melibatkan puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal demi menggerakkan ekonomi masyarakat Bali.
Ketua Seksi Race Management Kemala Run 2026 Brigjen Sambodo Purnomo Yogo menuturkan panitia menyiapkan skema khusus untuk mendorong transaksi langsung antara peserta dan pelaku UMKM. Salah satunya melalui voucher belanja yang dapat ditukarkan di stan UMKM di area kegiatan.
"Kepada para pelari kami berikan voucher Rp 25 ribu yang diambil dari uang pendaftaran mereka. Voucher itu bisa ditukarkan dengan makanan di 50 UMKM yang ada di Bali, sehingga ini bisa menggerakkan ekonomi masyarakat," ujar Sambodo di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, Minggu (19/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari skema tersebut, Sambodo berujar, potensi perputaran uang saat pelaksanaan Kemala Run terlihat cukup besar di tingkat UMKM. Menurutnya, keterlibatan UMKM menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut sekaligus memberikan dampak langsung bagi masyarakat lokal.
"Setidaknya kalau dari Rp 25 ribu dikali 11 ribu peserta saja sudah hampir ratusan juta. Belum juga mereka tidak hanya membeli itu, mereka juga bisa membeli dagangan lainnya," imbuhnya.
Peserta Kemala Run 2026 tak hanya berasal dari Bali. Peserta juga datang dari berbagai daerah hingga mancanegara. Sambodo menyebut potensi perputaran ekonomi tidak hanya dari transaksi di lokasi acara, tetapi juga dari pengeluaran peserta selama berada di Pulau Dewata.
"Bahkan ada yang memperkirakan jika satu orang menghabiskan Rp 5 juta sampai Rp 10 juta untuk hotel, makan, dan lainnya. Dikalikan 11 ribu peserta, tentu angkanya cukup besar untuk menggerakkan ekonomi di Bali," ujarnya.
Sambodo berharap ajang Kemala Run bisa digelar secara berkelanjutan. Terlebih, antusiasme peserta mengikuti kegiatan tersebut tergolong tinggi.
"Melihat animo yang luar biasa seperti ini, kami berharap kegiatan seperti Kemala Run dapat terus dilaksanakan setiap tahun," pungkasnya.
(iws/iws)










































