detikBali

Pria Bogor Meninggal di Jalan Denpasar-Gilimanuk Saat Tunggu Truk Diperbaiki

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pria Bogor Meninggal di Jalan Denpasar-Gilimanuk Saat Tunggu Truk Diperbaiki


I Dewa Made Krisna Pradipta - detikBali

Pria asal Bogor ditemukan meninggal dunia di Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Jumat (17/4/2026). (Istimewa)
Foto: Pria asal Bogor ditemukan meninggal dunia di Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Jumat (17/4/2026). (Istimewa)
Tabanan -

Seorang pria bernama Ade Rahmat (60) asal Bogor meninggal dunia di pinggir Jalan Denpasar-Gilimanuk, Tabanan, Bali. Ade meninggal saat sedang menunggu truk temannya yang diperbaiki di Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Jumat (17/4/2026).

Kapolsek Kerambitan, AKP I Kadek Ardika menjelaskan kronologi kejadian bermula ketika Ade bertemu dengan rekannya yang berprofesi sebagai sopir di Jalan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, pada Kamis (16/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Keduanya sudah saling mengenal sekitar satu tahun lalu," ujar Ardika, Jumat.

Dalam pertemuan tersebut, Ade meminta diantar menuju Gianyar karena mengaku bekerja di Klungkung. Permintaan itu disetujui, dan keduanya berangkat menggunakan truk tronton bernopol DK 8403 LM melalui jalur Denpasar-Gilimanuk.

ADVERTISEMENT

Setibanya di lokasi kejadian pada Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 06.00 Wita, truk mengalami kerusakan akibat baut roda belakang kiri bagian depan patah. Sopir kemudian menepikan kendaraan di tempat pembuatan pelinggih dan menghubungi perusahaan untuk mendatangkan teknisi.

Saat menunggu, sopir beristirahat di dalam truk, sementara korban duduk di kursi kayu di tempat pembuatan pelinggih sambil melihat ponselnya. Tak lama kemudian, teknisi datang dan sopir turun untuk membantu proses perbaikan.

"Sopir dan teknisi bengkel melihat korban masih duduk di kursi tersebut," jelas Ardika.

Sekitar 30 menit kemudian, setelah perbaikan selesai, korban ditemukan dalam posisi tertidur. Sopir dan teknisi berusaha membangunkannya, tapi tidak mendapat respons.

"Supir dan saksi kemudian berusaha membangunkan korban tapi tidak ada respon. Salah satu saksi mencoba meraba nadinya, namun tidak ada denyut," paparnya.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kerambitan. Petugas selanjutnya berkoordinasi dengan unit Reskrim dan Inafis Polres Tabanan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Singasana Nyitdah," pungkas Ardika.



(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads