detikBali

Usai Manusia Silver, Kini Muncul Jasa Pembersih Kaca Mobil di Jalan Denpasar

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Usai Manusia Silver, Kini Muncul Jasa Pembersih Kaca Mobil di Jalan Denpasar


Ahmad Firizqi - detikBali

Jasa pembersih kaca mobil yang mundul di jalanan Denpasar pada Sabtu (11/4/2026). (Tangkapan layar @balibackseat)
Foto: Jasa pembersih kaca mobil yang mundul di jalanan Denpasar pada Sabtu (11/4/2026). (Tangkapan layar @balibackseat)
Denpasar -

Fenomena manusia silver, pengemis, hingga pengamen di lampu merah Denpasar, Bali, belum mereda. Kini pengguna jalan, khususnya pengendara mobil, kembali diresahkan dengan kemunculan jasa pembersih kaca.

Berdasarkan postingan di akun media sosial @balibackseat pada Sabtu (11/4/2026), terlihat seorang pria menghampiri mobil dan langsung membersihkan kaca depan hingga belakang. Aksi tersebut terekam kamera dasbor (dashcam) salah satu pengendara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam video itu, pria tersebut tampak mengenakan topi hitam, masker putih, kaus putih, rompi hijau, serta membawa tas selempang.

"selain manusia silver, kini muncul lagi fenomena di jalanan Bali, jasa bersih-bersih kaca mobil'." tulis akun media sosial tersebut.

ADVERTISEMENT

Penelusuran detikBali menunjukkan lokasi kejadian berada di pintu keluar Tol Bali Mandara, tepatnya di Jalan Raya Pelabuhan Benoa, Denpasar. Namun, saat dilakukan pemantauan pada Senin (13/4/2026) pagi, tidak terlihat aktivitas jasa pembersih kaca di lokasi tersebut, baik dari arah pintu keluar tol, Sesetan, maupun Jalan Bypass Ngurah Rai.

Sementara itu,Kasatpol PP Kota Denpasar Anak Agung Ngurah Bawa Nendra buka suara terkait fenomena tersebut. "Menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait adanya jasa membersihkan kaca mobil di TL (Traffic light) Pesanggaran, sementara nihil adanya gangguan sosial," ujarnya, Senin.

Nendra menambahkan, Satpol PP Kota Denpasar akan terus melakukan pengawasan dan memperketat penjagaan, khususnya di lokasi yang kerap menjadi titik aktivitas seperti mengamen maupun membersihkan kaca mobil.

"Kami akan tetap melakukan pengawasan di titik yang kami anggap rawan. Kami akan perketat lagi," imbuhnya.



(nor/nor)










Hide Ads