Antrean kendaraan logistik tampak mengular di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, siang ini. Ratusan truk memadati area parkir di dalam pelabuhan hingga meluber ke jalan utama menuju pintu masuk dermaga pada H+9 Lebaran.
Kondisi ini dipicu oleh penerapan skema tiba-bongkar-berangkat (TBB) di Pelabuhan Gilimanuk. Kebijakan ini diambil otoritas pelabuhan untuk mempercepat pengosongan antrean arus balik Lebaran yang masih terjadi di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur.
Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano, menjelaskan kecepatan layanan di setiap titik menjadi atensi saat ini. Menurutnya, pola TBB memaksa kapal untuk tidak berlama-lama bersandar di dermaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Fokus kami adalah memastikan proses berjalan cepat dan berkesinambungan. Melalui pola TBB, kapal tidak berlama-lama di dermaga sehingga kendaraan dapat segera terlayani dan terus bergerak," ungkap Yossianis dalam keterangannya yang diterima detikBali, Selasa (31/3/2026).
ASDP mengoptimalkan waktu bongkar muat kapal dengan durasi rata-rata hanya 35 menit per siklus. Meski memicu antrean di Gilimanuk, dia berujar, langkah ini diambil agar rotasi kapal dari Ketapang meningkat signifikan.
"Yang terpenting adalah flow tetap hidup. Antrean boleh terjadi, tetapi tidak boleh berhenti," imbuh Yossianis.
34 Kapal Dikerahkan
Untuk mempercepat pelayanan, sebanyak 34 kapal dioperasikan dari jumlah normal yang biasanya hanya 28 kapal dan 22 di antaranya menerapkan pola TBB. Selain itu, terdapat empat kapal perbantuan yang dikerahkan khusus untuk menjaga ritme layanan tetap stabil di tengah tingginya volume kendaraan yang menyeberang ke Pulau Dewata.
Data dari Posko Pelabuhan Ketapang mencatat adanya peningkatan jumlah pengguna jasa yang masuk ke Bali pada H+8 Lebaran atau Senin (30/3). Total kendaraan yang menyeberang mencapai 17.608 unit.
"Secara umum terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang masuk ke Bali, naik 2,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," kata Manajer Humas ASDP Ketapang, Bintang Felfian, terpisah.
Bintang merinci kendaraan yang masuk Bali pada H+8 Lebaran di antaranya sepeda motor sebanyak 10.617 unit (naik 7,5%), mobil pribadi 4.808 unit (turun 3,1%). Kemudian bus 572 unit (naik 11,3%) dan truk logistik: 1.611 unit (turun 15,4%)
"Secara kumulatif sejak H-10 hingga H+8, total penumpang yang sudah menyeberang dari Jawa ke Bali mencapai 624.717 orang. Puncak arus balik sendiri telah terlampaui pada Minggu (29/3/2026) atau H+7 dengan total 56.365 penumpang dalam sehari," ujar Bintang.
(iws/iws)










































