Warga dihebohkan dengan kepulan asap dan api yang membakar sepeda motor di Jalan Gunung Sanghyang, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali. Api berkobar saat motor tersebut sedang didorong menuju bengkel.
Detik-detik saat motor terbakar itu viral di media sosial pada Jumat (27/3/2026). Kepanikan semakin menjadi-jadi ketika pengendara mencoba menyalakan mesin motor. Namun, api justru menyambar dengan cepat hingga motor tersebut terpaksa dijatuhkan ke tengah jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Warga di sekitar lokasi sempat kaget karena motor yang didorong korban tiba-tiba mengeluarkan api besar saat hendak dicek. Korban langsung menjatuhkan motornya ke arah timur badan jalan supaya tidak merembet ke bangunan bengkel," ujar Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina, Jumat.
Agus mengungkapkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.20 Wita. Sejumlah warga di sekitar lokasi awalnya tak berani memadamkan api yang membakar seluruh rangka motor hingga nyaris ludes itu.
Namun, warga akhirnya berusaha membantu mencari air dan kain basah untuk mengantisipasi kobaran api agar tidak merembet ke area padat kendaraan. Upaya pemadaman berlangsung dramatis menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) milik warga sebelum petugas pemadam kebakaran (damkar) tiba.
"Saksi dan warga sekitar bahu-membahu memadamkan api pakai lap basah serta APAR yang ada di sekitar TKP. Beruntung api berhasil dipadamkan dengan cepat sehingga saat petugas pemadam datang, kondisinya sudah mulai terkendali," ujar Agus.
Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, motor milik Ferix Raffail yang sudah hangus tersebut kini sudah dipindahkan ke sebelah bengkel. Agus memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Ia menduga kebakaran dipicu arus pendek sistem kelistrikan pada motor.
"Satu unit motor ludes terbakar dengan perkiraan kerugian sekitar Rp 20 juta akibat kejadian ini. Kami menduga ada korsleting pada salah satu kabel motor karena kendaraan itu sudah berasap sebelum api berkobar," ujar Agus.
"Anggota sudah mendatangi lokasi dan meminta keterangan saksi terkait kronologi lengkapnya. Kami juga menyarankan korban segera membuat laporan kepolisian untuk keperluan klaim asuransi motornya," pungkas mantan Kapolsek Kuta itu.
(iws/iws)










































