Internasional

Iran Cemooh Tawaran Gencatan Senjata Donald Trump

Novi Christiastuti - detikBali
Rabu, 25 Mar 2026 18:05 WIB
Personel Garda Revolusi Iran. (Foto: REUTERS/Stringer/File Photo Acquire Licensing Rights)
Denpasar -

Pemerintah Iran mencemooh tawaran gencatan senjata yang disampaikan pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengakhiri perang yang berkecamuk sejak akhir Februari lalu. Teheran menilai upaya Washington itu tidak serius dan menegaskan tidak akan berdamai.

Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya pada militer Iran, Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaghari, menegaskan bahwa AS hanya akan berunding dengan diri mereka sendiri.

Tanggapan itu disampaikan Zolfaghari dalam pernyataan video yang ditayangkan oleh televisi pemerintah Iran pada Rabu (25/3/2026) waktu setempat.

"Kekuatan strategis yang dulu Anda bicarakan, telah berubah menjadi kegagalan strategis," kata Zolfaghari dalam pernyataannya yang ditujukan kepada AS.

"Negara yang mengklaim sebagai negara adidaya global pasti sudah keluar dari kekacauan ini jika memang mampu. Jangan menyamarkan kekalahan Anda sebagai kesepakatan. Era janji-janji kosong Anda telah berakhir," tegasnya.

Zolfaghari kemudian melontarkan cemoohan kepada AS dengan mengatakan: "Apakah konflik internal Anda telah mencapai titik di mana Anda bernegosiasi dengan diri Anda sendiri?"

Pernyataan Zolfaghari itu dirilis tak lama setelah pemerintahan Trump mengirimkan rencana gencatan senjata berisi 15 poin kepada Iran melalui Pakistan sebagai perantara.

"Kata pertama dan terakhir kami masih sama sejak hari pertama, dan akan tetap seperti itu: Orang seperti kami tidak akan pernah berdamai dengan orang seperti Anda. Tidak sekarang, tidak akan pernah," tegasnya.

Simak Video "Video: Iran Tegaskan Siap Berperang Maupun Bernegosiasi dengan AS"


(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork